Kredibilitas Sumber Informasi dan Integritas Akademik

E-Modul Pertemuan 6 · Teknologi Informasi dan Literasi Data (TILDA)

Menimbang Sumber, Menjaga Kejujuran

Kredibilitas Sumber Informasi dan Integritas Akademik untuk Riset dan Sekolah

BiologiPendidikan Biologi

Jurusan Biologi · FMIPA Universitas Negeri Medan · Semester Ganjil 2026/2027
Penyusun: Eko Prasetya, S.Pd., M.Sc.

Pengantar

Ulos Tenun dan Ulos Cetak

Di pasar, ulos ceta­kan mesin bisa dipa­jang serapi ulos tenun tangan. Pem­beli yang ber­pe­nga­la­man tidak ber­henti pada warna dan motif yang tampak di depan mata. Ia ber­ta­nya siapa pene­nun­nya, dari kam­pung mana kain itu bera­sal, lalu men­co­cok­kan cerita pen­jual dengan kete­ra­ngan peda­gang lain. Penam­pi­lan mudah ditiru; asal-usul jauh lebih sulit dipal­su­kan.

Lite­ra­tur ilmiah bekerja dengan cara serupa. Pada Per­te­muan 5 Anda sudah men­ja­ring arti­kel, men­ca­tat log pen­ca­rian, dan menyim­pan ruju­kan di Zotero. Per­te­muan ini men­ja­wab dua per­ta­nyaan beri­kut­nya. Per­tama, layak­kah arti­kel itu diper­caya? Kedua, apakah cara Anda mema­kai­nya jujur? Kedu­a­nya ber­mu­ara pada tugas yang sama: Cri­ti­cal Jour­nal Review (CJR) tahap final.

Ulos tenun dan ulos cetakAsal-usul diperiksa dari luar
Ulos AUlos BDari jauh, keduanya tampak sama persis“Tenun asli!”kata penjual A“Tenun asli!”kata penjual BPenjual memuji dagangannya sendiriPenenun di kampungPedagang lainKoperasi ulos✓✗✓✗✓✗Asal-usul jelasAsal-usul tak jelasTanyakan ke pihak lain, bukan ke penjualnyaArtikel ADaya antibakteri ekstrakandaliman terhadap E. coli✓Penulis terlacak di ORCID✓Jurnal terindeks DOAJ✓Dirujuk artikel lainLayak dirujukArtikel BDaya antibakteri ekstrakandaliman terhadap E. coli✗Penulis tak terlacak✗Jurnal tak ada di indeks✗Tak pernah dirujukJangan dirujuk duluArtikel pun begitu: periksa dari luar dirinya
Geser gambar ke samping untuk melihat seluruhnya.
  1. EtalaseTampak sama persis
  2. Kata penjualKlaim dari dirinya sendiri
  3. Tanya pihak lainCocokkan dari luar
  4. Meja CJRTerapkan pada artikel
Menanyai penjual sama dengan membaca vertikal: tetap di situs dan percaya pada pengakuannya. Menanyai pihak lain sama dengan membaca lateral, yang dibahas di Bab 1. Kedua artikel adalah ilustrasi. Animasi diputar setiap kali halaman ini dibuka.
Riset · Biologi

Anda akan menimbang bukti penelitian

Misal­nya arti­kel uji anti­bak­teri eks­trak anda­li­man: terbit di jurnal apa, adakah kon­trol posi­tif, cukup­kah ula­ngan­nya, dan cocok­kah angka di teks dengan tabel.

Sekolah · Pendidikan Biologi

Anda akan menimbang bukti pembelajaran

Misal­nya arti­kel pengem­ba­ngan LKPD: valid­kah ins­tru­men­nya, berapa siswa yang diuji, adakah kelas pem­ban­ding, dan wajar­kah klaim pening­ka­tan hasil bela­jar­nya.

Apersepsi: mana situs jurnal yang asli?

Dua situs di bawah ini mema­kai nama jurnal yang sama. Satu adalah situs resmi, satu lagi tiruan. Amati kedu­a­nya, ten­tu­kan pili­han Anda beserta ala­san­nya, baru buka pem­ba­ha­san.

https://e-journal.biosainstropis.ac.id
Jurnal Biosains TropisTerbit dua kali setahun sejak 2016
BerandaTim EditorPedoman PenulisArsip
IndeksasiSINTA 3 · DOAJ
TelaahDouble-blind, rata-rata 8 sampai 10 minggu
BiayaRp750.000, tercantum di Pedoman Penulis
DOI10.5555/bst.v5i2.112
Situs A
https://biosainstropis-journal.org
Jurnal Biosains TropisInternational peer-reviewed open access journal
HomeSubmit NowImpact FactorContact
IndeksasiGlobal Impact Factor 4.82 · indexed in 50+ databases
TelaahKeputusan dalam 72 jam
BiayaDiinformasikan setelah naskah diterima
DOI20.5555/bst.2026.117
Situs B
Gambar 1. Dua situs jurnal untuk apersepsi. Nama jurnal, alamat situs, dan DOI keduanya rekaan; awalan 10.5555 adalah awalan contoh yang memang disediakan Crossref untuk ilustrasi.
Lihat pembahasan

Situs A yang asli. Situs B mem­per­li­hat­kan lima tanda bahaya seka­li­gus: nama domain­nya ber­beda dari yang ter­ca­tat di indeks, ia mema­mer­kan “Global Impact Factor” yang bukan metrik resmi, men­jan­ji­kan kepu­tu­san dalam 72 jam (telaah seja­wat yang sung­guh-sung­guh tidak sece­pat itu), menyem­bu­nyi­kan biaya sampai naskah dite­rima, dan mem­beri DOI bera­wa­lan 20. Pada­hal DOI yang sah selalu dia­wali 10.

Per­ha­ti­kan juga apa yang tidak mem­be­da­kan kedu­a­nya: logo, warna, dan nama jurnal sama persis. Inilah sebab­nya Bab 1 menga­jak Anda keluar dari situs untuk meme­rik­sa­nya, dan Bab 2 mem­ba­has jurnal yang diba­jak.

Studi Kasus Mini · Raka dan Nadira, Satu Minggu Sebelum Tenggat CJRKisah rekaan untuk ilustrasi, lanjutan dari Pertemuan 5
RN
Raka dan Nadirasatu minggu sebelum tenggat CJR
RakaNad, aku dapat artikel daya antibakteri andaliman. Situs jurnalnya rapi, ada tulisan “Global Impact Factor 4.82”.
RakaKuminta chatbot AI meringkasnya: zona hambat terbesar terjadi pada Escherichia coli. Langsung kumasukkan ke laporan CJR.
RakaTapi waktu DOI artikelnya kuklik, tidak ada halaman yang terbuka.
NadiraAku lebih panik. Draf CJR-ku kuunggah ke Turnitin, indeks kemiripannya 27%.
NadiraRencananya mau kuparafrasekan seluruh daftar pustakanya biar angkanya turun.
NadiraOh iya, satu paragraf pendahuluanku masih salinan dari skripsi kakak tingkat. Tapi itu cuma kerangka sementara, kok.

Apa yang keliru pada lang­kah Raka dan Nadira? Catat dugaan Anda. Kita kem­bali ke mereka di Pojok Refleksi.

“Penampilan mudah ditiru, asal-usul sulit dipalsukan. Karena itu, periksalah sumber dari luar dirinya.”
Poin Penting
  • Per­te­muan 6 ber­fo­kus pada meni­lai kre­di­bi­li­tas sumber dan men­jaga inte­gri­tas saat mema­kai sumber itu.
  • Maha­siswa Bio­logi menim­bang bukti pene­li­tian; maha­siswa Pen­di­di­kan Bio­logi menim­bang bukti pem­be­la­ja­ran dan kelak menga­jar­kan­nya kepada siswa.
  • Semua kete­ram­pi­lan di modul ini dipa­kai untuk menye­le­sai­kan CJR final beserta pre­sen­ta­si­nya.
Bab 1

Menilai Sumber: Membaca Vertikal, Membaca Lateral

Alur kerja Bab 1Menilai sumber dalam lima langkah
  1. Langkah 1BerhentiJangan langsung percaya atau membagikan. Tanyakan: apakah saya mengenal sumber ini?
  2. Langkah 2Buka tab baruCari nama situs, penulis, atau akunnya. Apa kata pihak lain tentang sumber itu?
  3. Langkah 3Cari liputan lainBandingkan dengan sumber kredibel di Google Scholar, PubMed, atau Garuda.
  4. Langkah 4Telusuri ke asalnyaTemukan artikel atau data aslinya, lalu periksa konteksnya.
  5. Langkah 5Nilai dengan CRAAPUntuk sumber CJR, jawab lima pertanyaan CRAAP, lalu putuskan: pakai atau ganti.
Animasi berulang setiap 15 detik dan menyorot satu langkah setiap kali. Tekan Jeda untuk berhenti di langkah yang sedang dibaca.

1.1 Mengapa tampilan bisa menipu

Cara meni­lai sumber yang paling umum adalah mem­baca ver­ti­kal: meni­lai sebuah situs dari tam­pi­lan dan isinya sen­diri. Kita meng­gu­lir ke bawah, meli­hat logo, mem­baca hala­man “Ten­tang Kami”, lalu memu­tus­kan. Masa­lah­nya, semua yang ada di dalam situs ditu­lis oleh pemi­lik situs itu sen­diri.

Wine­burg dan McGrew (2019) mem­ban­ding­kan cara kerja peme­riksa fakta pro­fe­si­o­nal dengan seja­ra­wan dan maha­siswa Stan­ford. Peme­riksa fakta ter­nyata lebih cepat dan lebih tepat. Mereka tidak mem­baca lebih banyak isi situs, tetapi justru lebih sedi­kit. Begitu mene­mu­kan sumber yang belum dike­nal, mereka segera mem­buka tab baru untuk men­cari tahu siapa di balik sumber itu. Cara ini dise­but mem­baca late­ral. Tam­pi­lan yang pro­fe­si­o­nal mudah dipal­su­kan, sedang­kan repu­tasi di mata pihak lain jauh lebih sulit dipal­su­kan.

Coba sen­diri pada Gambar 2. Situs yang dini­lai adalah Situs B dari aper­sepsi. Pilih cara mem­baca, lalu ban­ding­kan kesim­pu­lan­nya.

Cara membaca:
https://biosainstropis-journal.org
Jurnal Biosains TropisInternational peer-reviewed open access journal
HomeEditorial BoardImpact FactorSubmit Now
ISSNTercantum di kepala halaman
Editor12 nama bergelar doktor dari 8 negara
Indeksasi“Indexed in 50+ databases”
MetrikGlobal Impact Factor 4.82
Logo dan tata letaknya profesional, tidak kalah dari jurnal internasional.
Ada ISSN dan daftar dewan editor bergelar doktor.
Mengaku terindeks di lebih dari 50 basis data.
Impact factor 4.82, lebih tinggi daripada jurnal di kampus saya.
Kesimpulan: tampak meyakinkan, artikelnya dipakai.Semua bukti diambil dari situs itu sendiri. Pemilik situs bisa menulis apa saja di halamannya.
1Tab baru · DOAJ dan SINTA
Jurnal Biosains Tropis memang terdaftar, tetapi dengan alamat e-journal.biosainstropis.ac.id. Alamatnya berbeda dari situs yang sedang dibuka.
2Tab baru · Hijacked Journal Checker
Nama jurnal tercantum di daftar Retraction Watch, lengkap dengan alamat situs tiruannya: biosainstropis-journal.org.
3Tab baru · WHOIS domain
Domain didaftarkan empat bulan lalu dengan identitas pemilik disembunyikan. Padahal jurnalnya mengaku terbit sejak 2016.
Kesimpulan: ini situs tiruan. Artikel dicari ulang di situs resmi jurnal.Tiga tab baru, kurang dari lima menit. Yang diperiksa bukan isi situs, melainkan apa kata pihak lain tentang situs itu.
Gambar 2. Satu situs, dua cara membaca. Isi tab lateral adalah ilustrasi; langkah pemeriksaannya sama dengan Prosedur C1 di halaman Praktik.

1.2 CRAAP: menilai satu sumber secara mendalam

CRAAP dikem­bang­kan Bla­kes­lee (2004) di Meriam Library, Cali­for­nia State Uni­ver­sity, Chico. Nama­nya adalah sing­ka­tan lima per­ta­nyaan: Cur­rency (keba­ruan), Rele­vance (rele­vansi), Aut­ho­rity (oto­ri­tas), Accu­racy (aku­rasi), dan Pur­pose (tujuan). CRAAP cocok untuk meni­lai satu sumber secara men­da­lam, misal­nya arti­kel yang akan Anda ulas dalam CJR. Klik setiap huruf pada Gambar 3 untuk meli­hat per­ta­nya­an­nya dan contoh pene­ra­pan­nya di kedua prodi.

Currency · kebaruan

Kapan sumber ini terbit atau diperbarui, dan apakah usianya masih wajar untuk topik Anda?

Biologi

Artikel uji difusi cakram tahun 2014 masih bisa dipakai karena metodenya baku. Sebaliknya, data sebaran spesies atau status taksonomi sebaiknya dicek di basis data terbaru.

Pendidikan Biologi

Artikel LKPD tahun 2012 masih mengacu pada KTSP. Untuk merancang pembelajaran Kurikulum Merdeka Fase E, cari artikel yang lebih baru atau sesuaikan isinya.

Relevance · relevansi

Apakah sumber ini menjawab pertanyaan PICO atau PCC Anda, pada tingkat yang tepat?

Biologi

Pertanyaan Anda tentang ekstrak buah. Artikel tentang minyak atsiri daun andaliman hanya relevan sebagian. Catat perbedaan bagian tanaman dan bentuk sediaannya di matriks CJR.

Pendidikan Biologi

Pertanyaan Anda tentang siswa SMA. Artikel sejenis di jenjang perguruan tinggi hanya relevan sebagian karena karakter peserta didiknya berbeda.

Authority · otoritas

Siapa penulisnya, apa keahliannya, dan di mana karyanya diterbitkan?

Biologi

Cek afiliasi dan ORCID penulis serta rekam jejaknya di mikrobiologi atau fitokimia. Cek juga status jurnalnya di Scopus Sources, DOAJ, atau SINTA.

Pendidikan Biologi

Apakah penulis berpengalaman di pendidikan biologi? Apakah artikelnya terbit di jurnal pendidikan bertelaah sejawat, bukan di blog penjual perangkat ajar?

Accuracy · akurasi

Apakah klaimnya didukung data dan metode yang dapat diperiksa?

Biologi

Adakah kontrol positif antibiotik dan kontrol negatif pelarut? Berapa ulangannya? Apakah angka zona hambat di abstrak sama dengan angka di tabel hasil?

Pendidikan Biologi

Apakah instrumen tesnya sudah divalidasi? Adakah kelas pembanding? Apakah klaim “meningkat” disertai angka dan analisis yang dilaporkan dengan jelas?

Purpose · tujuan

Untuk apa sumber ini dibuat: memberi informasi, membujuk, atau menjual?

Biologi

Halaman produsen jamu yang mengutip “penelitian andaliman” bertujuan menjual. Jangan berhenti di sana; telusuri penelitian aslinya.

Pendidikan Biologi

Artikel pengembang aplikasi belajar tentang keunggulan aplikasinya sendiri memiliki kepentingan. Tidak otomatis salah, tetapi perlu dibaca lebih kritis.

Gambar 3. Lima pertanyaan CRAAP (Blakeslee, 2004) beserta contoh penerapannya. Contoh disusun untuk modul ini.

1.3 SIFT: menilai cepat informasi yang beredar

Tidak semua infor­masi perlu dibe­dah lima huruf. Untuk ung­ga­han media sosial, berita, atau pesan beran­tai, Caul­fi­eld (2019) mena­war­kan empat lang­kah cepat ber­nama SIFT: Stop (ber­henti seje­nak), Inves­ti­gate the source (seli­diki sum­ber­nya), Find better cove­rage (cari lipu­tan yang lebih baik), dan Trace claims to the ori­gi­nal con­text (telu­suri klaim ke kon­teks asli­nya). Pilih prodi pada Gambar 4, lalu jalan­kan keem­pat lang­kah pada sebuah ung­ga­han viral.

Contoh prodi:
HN
herbalnusantara.sehat · Toko herbal · 2 jam
Air rebusan andaliman membunuh 99% bakteri penyebab diare! Terbukti ilmiah oleh peneliti kampus. Wajib bagikan ke keluarga!
12,4 rb suka · 3,1 rb dibagikan
LK
lkpd.kekinian · Toko perangkat ajar · 5 jam
Pakai LKPD digital kami, nilai biologi siswa naik 300%! Sudah diteliti. Paket lengkap hanya Rp49.000.
8,7 rb suka · 1,9 rb dibagikan

S · Stop

Perhatikan dulu reaksi Anda. Angka bulat seperti 99%, kata “terbukti ilmiah”, dan ajakan membagikan adalah sinyal untuk berhenti. Tanyakan: apakah saya mengenal akun ini, dan apa yang benar-benar saya ketahui tentang klaimnya?

Tindakan: jangan bagikan dan jangan kutip dulu.

I · Investigate the source

Buka tab baru dan cari nama akunnya. Ternyata akun itu milik toko yang menjual bubuk andaliman kemasan. Ada kepentingan dagang, sehingga klaimnya harus dibuktikan dari sumber lain.

Tindakan: catat siapa penyebarnya dan apa kepentingannya.

F · Find better coverage

Cari andaliman antibakteri atau "Zanthoxylum acanthopodium" antibacterial di Google Scholar dan Garuda. Perhatikan jenis penelitiannya. Uji di laboratorium (in vitro) mengukur zona hambat ekstrak di cawan petri; hasilnya tidak bisa langsung diartikan sebagai obat diare bagi manusia.

Tindakan: bandingkan beberapa sumber yang kredibel, bukan satu unggahan.

T · Trace claims to the original context

Unggahan itu menyebut “peneliti kampus”. Dalam ilustrasi ini, artikel aslinya menguji ekstrak etanol buah andaliman terhadap E. coli di cawan petri dan melaporkan zona hambat kategori sedang. Angka 99% tidak ada di artikel, dan kata “air rebusan” juga tidak. Konteks in vitro hilang ketika klaim berpindah ke media sosial.

Simpulan: klaim menyesatkan; jangan dipakai sebagai rujukan.

S · Stop

Kenaikan 300% terdengar luar biasa, dan unggahan yang sama sekaligus menjual produk. Dua hal itu cukup menjadi alasan untuk berhenti sebelum percaya.

Tindakan: tahan dulu keinginan membeli atau membagikan ke grup guru.

I · Investigate the source

Akun itu milik penjual perangkat ajar. Ia berkepentingan agar produknya tampak efektif. Itu tidak membuat klaimnya pasti salah, tetapi membuatnya wajib diperiksa.

Tindakan: catat siapa penyebarnya dan apa kepentingannya.

F · Find better coverage

Cari LKPD digital hasil belajar biologi di Garuda dan Google Scholar. Bandingkan beberapa penelitian. Besarnya peningkatan sangat bergantung pada desain penelitian, jumlah siswa, dan ada tidaknya kelas pembanding.

Tindakan: lihat pola dari beberapa penelitian, bukan satu angka mencolok.

T · Trace claims to the original context

Dalam ilustrasi ini, “sudah diteliti” merujuk pada satu kelas berisi 30 siswa tanpa kelas pembanding. Rata-rata pretest 20 dan posttest 80. Secara hitungan, (80 − 20) ÷ 20 memang 300%. Namun tanpa kelas pembanding, kita tidak tahu berapa bagian kenaikan yang disebabkan LKPD dan berapa yang disebabkan pembelajaran biasa atau karena siswa sudah pernah mengerjakan soal yang mirip.

Simpulan: angkanya benar, tetapi kesimpulannya berlebihan.

Gambar 4. Empat langkah SIFT (Caulfield, 2019) pada dua unggahan viral. Akun, unggahan, dan artikel asli dalam gambar ini rekaan.
MetodeLangkahKapan dipakai
CRAAPCurrency, Relevance, Authority, Accuracy, Purpose (Blakeslee, 2004)Menilai satu sumber secara mendalam, misalnya artikel untuk CJR
SIFTStop; Investigate the source; Find better coverage; Trace claims to the original context (Caulfield, 2019)Menilai cepat informasi di internet atau media sosial sebelum dipercaya atau dibagikan
Tabel 1. Dua metode menilai sumber. Sumber: modul TILDA P6.

Kedua metode saling meleng­kapi. CRAAP yang dipa­kai sen­di­rian bisa ter­ke­coh oleh situs jurnal pre­da­tor yang tampak rapi, karena semua per­ta­nya­an­nya dija­wab dari dalam situs. SIFT memaksa kita keluar dari situs ter­se­but dan meme­rik­sa­nya dari luar.

Tips untuk calon guru

SIFT cukup seder­hana untuk dia­jar­kan kepada siswa SMA. Hoaks kese­ha­tan dan klaim “obat herbal ajaib” sering bere­dar di grup kelu­arga. Mela­tih siswa ber­henti, menye­li­diki sumber, dan mene­lu­suri klaim ke asal­nya adalah bagian dari lite­rasi sains.

Cek Pemahaman · Bab 1Tiga soal singkat sebelum lanjut
1

Menurut Wineburg dan McGrew (2019), pemeriksa fakta profesional lebih cepat dan tepat karena mereka …

Tepat. Itulah membaca lateral: menilai sumber dari apa kata pihak lain, bukan dari tampilan situs itu sendiri.
Belum tepat. Pemeriksa fakta justru membaca lebih sedikit isi situs. Apa yang mereka lakukan sebagai gantinya?
2

Sebuah unggahan viral mengklaim “terbukti ilmiah”. Apa langkah SIFT yang pertama?

Tepat. Berhenti sejenak mencegah Anda ikut menyebarkan klaim sebelum memeriksanya.
Belum tepat. Urutan SIFT adalah S, I, F, T. Huruf pertama berarti apa?
3

Huruf A kedua dalam CRAAP, yaitu Accuracy, menanyakan apa?

Tepat. Accuracy memeriksa bukti: kontrol, ulangan, instrumen, dan kecocokan angka.
Belum tepat. Siapa penulisnya adalah Authority; kapan terbit adalah Currency.

Pilih satu jawaban; umpan balik muncul langsung. Jawaban tidak disimpan dan tidak dinilai.

Poin Penting
  • Mem­baca ver­ti­kal meni­lai sumber dari dalam; mem­baca late­ral meme­rik­sa­nya dari luar lewat tab baru.
  • CRAAP untuk peni­laian men­da­lam satu sumber; SIFT untuk peni­laian cepat infor­masi yang bere­dar.
  • Angka yang benar pun bisa menye­sat­kan bila kon­teks asli­nya hilang.
Jeda Sejenak

Ingat satu ung­ga­han ten­tang kese­ha­tan atau pen­di­di­kan yang pernah Anda bagi­kan. Lang­kah SIFT mana yang dulu Anda lewati?

Bab 2

Kualitas Artikel Ilmiah dan Jurnal Predator

CRAAP dan SIFT ber­laku untuk sumber apa pun. Arti­kel ilmiah punya lapi­san peme­rik­saan tam­ba­han karena ia lahir dari proses yang pan­jang: ditu­lis pene­liti, dite­laah seja­wat, diter­bit­kan jurnal, lalu dibaca dan disi­tasi ilmu­wan lain. Setiap tahap itu bisa dipe­riksa.

Alur kerja Bab 2Memeriksa artikel dan jurnalnya
  1. Langkah 1Klik DOITempel ke doi.org. Apakah diawali 10. dan membuka artikel yang sama?
  2. Langkah 2Cocokkan domainAlamat situs harus sama dengan yang tercatat di Scopus, DOAJ, atau SINTA.
  3. Langkah 3Cek daftar bahayaPeriksa situs yang meragukan di Hijacked Journal Checker dan WHOIS.
  4. Langkah 4Baca metode dan dataKontrol, ulangan, sampel, dan kecocokan angka di teks dengan tabel.
  5. Langkah 5Cek penerimaan, lalu putuskanLihat Cited by dan Retraction Watch. Kredibel, meragukan, atau predator?
Animasi berulang setiap 15 detik dan menyorot satu langkah setiap kali. Tekan Jeda untuk berhenti di langkah yang sedang dibaca.

2.1 Enam lapisan pemeriksaan artikel

Bayang­kan arti­kel seba­gai buah anda­li­man yang hendak Anda beli. Kema­san dan label (wadah) dipe­riksa lebih dulu, lalu asal kebun­nya (proses dan penu­lis), kemu­dian isinya sen­diri (metode dan data), dan akhir­nya kesan pem­beli lain (pene­ri­maan). Makin dalam lapi­san­nya, makin banyak waktu yang dibu­tuh­kan, tetapi makin kuat pula peni­laian Anda.

1
WadahJurnalnya terindeks dan situsnya asli?
2
ProsesTelaah sejawat dijelaskan dan tanggalnya masuk akal?
3
PenulisAfiliasi, ORCID, dan rekam jejak di bidangnya?
4
MetodeDesain, kontrol, ulangan, dan identifikasi sampel?
5
DataData tersedia dan angka di teks cocok dengan tabel?
6
PenerimaanDisitasi siapa, pernah dikoreksi atau ditarik?
Gambar 5. Enam lapisan pemeriksaan artikel, dari yang paling cepat dicek (wadah) sampai yang menuntut pembacaan teliti (metode dan data).
LapisanPertanyaanAlat bantu
WadahApakah jurnal terindeks Scopus, Web of Science, atau DOAJ? Berapa peringkat SINTA-nya (S1 tertinggi sampai S6)? Apakah ISSN dan situsnya asli?Scopus Preview (Sources), DOAJ, SINTA, Retraction Watch Hijacked Journal Checker
ProsesApakah kebijakan telaah sejawat dijelaskan? Apakah tanggal diterima dan disetujui masuk akal? Apakah dewan editornya nyata?Situs jurnal, pembacaan lateral
PenulisAfiliasi, ORCID, dan rekam jejak di bidang itu.ORCID, profil Google Scholar, Scopus Preview
MetodeDesainnya jelas? Ada kontrol, misalnya kontrol positif antibiotik pada uji antibakteri? Ulangannya cukup? Ada identifikasi spesies dan spesimen voucher?Bagian Metode
DataApakah data mentah atau lampiran tersedia? Apakah angka di teks cocok dengan tabel dan grafik?Lampiran, repositori data
PenerimaanDisitasi siapa? Pernah dikoreksi atau ditarik?Cited by di Google Scholar, Crossref, Retraction Watch Database
Tabel 2. Lapisan pemeriksaan kualitas artikel ilmiah. Sumber: modul TILDA P6.
Biologi

Pertanyaan khas di lapisan metode

  • Adakah kon­trol posi­tif (anti­bi­o­tik) dan kon­trol nega­tif (pela­rut)?
  • Berapa ula­ngan per per­la­kuan?
  • Apakah spe­sies dii­den­ti­fi­kasi dan spe­si­men vouc­her disim­pan di her­ba­rium?
Pendidikan Biologi

Pertanyaan khas di lapisan metode

  • Apakah ins­tru­men tes dan angket diva­li­dasi?
  • Berapa siswa yang ter­li­bat, dan adakah kelas pem­ban­ding?
  • Apakah pening­ka­tan dila­por­kan dengan angka dan ana­li­sis yang jelas, bukan hanya kesan guru?
Tips: SINTA untuk jurnal nasional

SINTA (Sci­ence and Tech­no­logy Index) meme­ring­kat jurnal nasi­o­nal dari S1 sampai S6. Pering­kat ini ber­guna untuk mem­ban­ding­kan jurnal Indo­ne­sia, tetapi tetap cocok­kan alamat situs jurnal dengan yang ter­ca­tat di portal SINTA, karena situs tiruan juga bisa men­ca­tut nama jurnal nasi­o­nal.

2.2 Jurnal predator

Grud­ni­e­wicz et al. (2019) menyu­sun defi­nisi kon­sen­sus mela­lui per­te­muan pene­liti, pener­bit, dan pus­ta­ka­wan. Menu­rut defi­nisi itu, jurnal dan pener­bit pre­da­tor adalah enti­tas yang men­da­hu­lu­kan kepen­ti­ngan sen­diri dengan mengor­ban­kan keil­muan. Ciri­nya adalah infor­masi palsu atau menye­sat­kan, penyim­pa­ngan dari prak­tik edi­to­rial dan publi­kasi yang baik, kurang­nya trans­pa­ransi, dan/atau ajakan menu­lis yang agre­sif dan tanpa pan­dang bulu.

Bagi pem­baca, arti­kel di jurnal pre­da­tor ber­ba­haya karena belum tentu dite­laah dengan sung­guh-sung­guh. Bagi penu­lis, mengi­rim naskah ke sana berarti mem­ba­yar untuk menem­pat­kan hasil kerja di tempat yang tidak dihar­gai komu­ni­tas ilmiah.

2.3 Jurnal yang dibajak

Jurnal yang diba­jak (hijacked journal) lebih licin. Jur­nal­nya sah dan terin­deks, tetapi penipu mem­buat situs tiruan dengan nama, logo, dan ISSN yang sama, lalu memu­ngut biaya dari penu­lis yang ter­tipu. Itulah yang ter­jadi pada Situs B di aper­sepsi. Retrac­tion Watch menge­lola Hijac­ked Jour­nal Chec­ker sejak Mei 2022, dan pada Desem­ber 2025 daf­tar­nya sudah mele­wati 400 entri (Retrac­tion Watch, 2025). Daftar Beall yang dulu popu­ler sudah tidak dira­wat sejak penyu­sun­nya menu­tup­nya pada Janu­ari 2017, jadi jangan dija­di­kan satu-satu­nya acuan.

Unda­ngan menu­lis lewat email adalah pintu masuk paling umum. Gambar 6 mem­per­li­hat­kan con­toh­nya. Klik setiap nomor untuk menyo­rot tanda bahaya dan meli­hat cara menge­cek­nya.

Sorot tanda bahaya:
Dari Editorial Office <editor.gjals.office@gmail.com1>
Kepada raka.biologi@mhs.contoh.ac.id
Invitation to Publish: Fast Track Publication and Special Discount!

Dear Esteemed Researcher,

We have read your excellent work and are pleased to invite you to submit your manuscript to the Global Journal of Advanced Life and All Sciences (GJALS). Publication is guaranteed within 72 hours after submission.1

Our journal has a Global Impact Factor of 4.822 and is indexed in Scopus and more than 50 international databases.

We welcome manuscripts in all fields of science, engineering, education, and business3. The publication fee will be informed after acceptance.3

Every article receives a permanent DOI, for example 20.4528/gjals.2026.01174.

Please submit through our official website www.gjals-journal.com5 before 31 October to receive a 50% discount.

Best regards,
Prof. Dr. Editor-in-Chief

Lima tanda bahaya dalam satu email

Sapaan umum “Dear Esteemed Researcher” menunjukkan email ini dikirim massal tanpa membaca karya Anda. Klik nomor 1 sampai 5 untuk melihat setiap tanda bahaya beserta cara mengeceknya.

1 · Undangan agresif dan terbit kilat

Email dikirim dari alamat surel gratis dan menjanjikan terbit dalam 72 jam. Telaah sejawat yang sungguh-sungguh membutuhkan waktu berminggu-minggu.

Cara mengecek: abaikan undangan. Cari jurnal lewat basis data, bukan lewat email.

2 · Faktor dampak palsu

“Global Impact Factor” dan nama sejenisnya bukan metrik resmi. Angkanya bisa dibeli atau dikarang.

Cara mengecek: cek metrik jurnal di Scopus Preview atau Journal Citation Reports.

3 · Cakupan terlalu luas, biaya disembunyikan

Jurnal yang menerima “semua bidang”, dari biologi sampai bisnis, tidak mungkin punya dewan editor yang ahli untuk semuanya. Biaya yang baru diumumkan setelah naskah diterima adalah jebakan.

Cara mengecek: baca kebijakan biaya di situs resmi; jawab daftar pertanyaan Think. Check. Submit.

4 · DOI tidak diawali “10.”

DOI yang sah selalu diawali 10., misalnya 10.1038/d41586-019-03759-y. Awalan “20.” atau “16.” pasti palsu.

Cara mengecek: tempel DOI ke https://doi.org/. DOI palsu tidak akan membuka artikel apa pun.

5 · Domain berbeda dari yang tercatat di indeks

Email mengaku terindeks Scopus, tetapi menautkan ke domain yang tidak tercatat di Scopus atau DOAJ. Ini pola khas jurnal yang dibajak.

Cara mengecek: cocokkan alamat situs dengan yang tercatat di Scopus Sources atau DOAJ, cek di Hijacked Journal Checker, dan periksa umur domain lewat layanan WHOIS.

Gambar 6. Anatomi email undangan dari jurnal predator. Nama jurnal, alamat email, situs, dan DOI dalam gambar ini rekaan.
Tanda bahayaCara mengecek
Undangan menulis lewat email yang agresif, menjanjikan terbit dalam hitungan hariAbaikan undangan. Cari jurnal lewat basis data, bukan lewat email.
Faktor dampak palsu (“Global Impact Factor” dan sejenisnya)Cek metrik di Scopus Preview atau Journal Citation Reports.
Cakupan topik terlalu luas, biaya tidak jelas atau baru muncul setelah naskah diterimaBaca kebijakan biaya; cocokkan dengan daftar Think. Check. Submit.
DOI tidak diawali “10.” (misalnya diawali “16” atau “20”)Tempel DOI ke doi.org. DOI sah selalu diawali 10.
Domain situs tidak sama dengan situs resmi di Scopus atau DOAJCek di Hijacked Journal Checker; periksa umur domain lewat layanan WHOIS.
Tabel 3. Tanda bahaya jurnal predator dan jurnal yang dibajak. Sumber: modul TILDA P6.
Perhatian: kolom kanan tabel lebih penting daripada kolom kiri

Satu tanda bahaya belum tentu berarti jurnal pre­da­tor, dan jurnal yang tampak bersih belum tentu asli. Jangan menyim­pul­kan dari kesan. Jalan­kan peme­rik­sa­an­nya, lalu catat buk­ti­nya: tang­ka­pan layar Scopus Sour­ces, hasil Hijac­ked Jour­nal Chec­ker, atau hasil klik DOI.

Cek Pemahaman · Bab 2Tiga soal singkat sebelum lanjut
1

DOI manakah yang pasti palsu?

Tepat. DOI yang sah selalu diawali 10. Awalan 20 pasti palsu.
Belum tepat. Perhatikan awalan setiap DOI.
2

Jurnal tercatat di DOAJ dengan alamat e-journal.biosainstropis.ac.id, tetapi Anda sedang membuka biosainstropis-journal.org. Kemungkinan besar situs itu …

Tepat. Domain yang berbeda dari indeks resmi adalah pola khas jurnal yang dibajak. Cek di Hijacked Journal Checker.
Belum tepat. Ingat Situs B di apersepsi dan tab lateral di Gambar 2.
3

Pada artikel uji antibakteri, pertanyaan mana yang termasuk lapisan metode?

Tepat. Kontrol dan ulangan menentukan apakah hasil uji bisa dipercaya.
Belum tepat. Peringkat SINTA termasuk lapisan wadah; sitasi termasuk lapisan penerimaan.

Pilih satu jawaban; umpan balik muncul langsung. Jawaban tidak disimpan dan tidak dinilai.

Poin Penting
  • Arti­kel dipe­riksa ber­la­pis: wadah, proses, penu­lis, metode, data, dan pene­ri­maan.
  • Jurnal pre­da­tor men­da­hu­lu­kan keun­tu­ngan di atas keil­muan; jurnal yang diba­jak meniru situs jurnal sah.
  • Cocok­kan domain situs dengan indeks resmi, klik DOI di doi.org, dan curi­gai metrik yang tidak resmi.
Jeda Sejenak

Ambil satu arti­kel CJR Anda. Dari enam lapi­san, mana yang sudah Anda periksa dan mana yang belum?

Bab 3

Integritas Akademik dan Laporan Kemiripan

Bab 1 dan 2 mem­ba­has apakah sumber layak diper­caya. Bab ini mem­ba­lik arah per­ta­nya­an­nya: apakah karya Anda sen­diri layak diper­caya orang lain? Pem­baca CJR, dosen penguji, atau guru yang kelak mema­kai ran­ca­ngan pem­be­la­ja­ran Anda hanya bisa mem­per­ca­yai karya itu bila data dan ruju­kan­nya jujur.

Alur kerja Bab 3Menjaga integritas dari meja lab sampai unggah laporan
  1. Langkah 1Catat data apa adanyaTulis hasil asli di buku catatan, termasuk ulangan yang gagal.
  2. Langkah 2Sitasi sambil menulisSetiap gagasan orang lain langsung diberi sitasi lewat Zotero.
  3. Langkah 3Unggah ke TurnitinGunakan tautan di LMS atau perangkat yang disediakan prodi.
  4. Langkah 4Nyalakan tiga filterKecualikan daftar pustaka, kutipan, dan kecocokan kecil, lalu baca sumbernya.
  5. Langkah 5Perbaiki dan lampirkanBeri sitasi pada teks yang belum dirujuk; simpan laporan kemiripannya.
Animasi berulang setiap 15 detik dan menyorot satu langkah setiap kali. Tekan Jeda untuk berhenti di langkah yang sedang dibaca.

3.1 Aturan yang berlaku di Indonesia

Per­men­dik­nas Nomor 17 Tahun 2010 ten­tang pla­giat sudah dica­but. Aturan yang ber­laku seka­rang adalah Pera­tu­ran Men­teri Pen­di­di­kan, Kebu­da­yaan, Riset, dan Tek­no­logi Nomor 39 Tahun 2021 ten­tang Inte­gri­tas Aka­de­mik dalam Meng­ha­sil­kan Karya Ilmiah, yang dite­tap­kan pada 9 Desem­ber 2021 (Kemen­te­rian Pen­di­di­kan, Kebu­da­yaan, Riset, dan Tek­no­logi, 2021). Pasal 9 dan 10 menye­but enam bentuk pelang­ga­ran. Pla­giat hanya­lah salah satu­nya.

PelanggaranArti menurut Pasal 10Contoh situasi mahasiswa
FabrikasiPembuatan data penelitian dan/atau informasi fiktifMengarang ulangan praktikum yang tidak pernah dilakukan
FalsifikasiPerekayasaan data dan/atau informasi penelitian“Merapikan” diameter zona hambat agar sesuai hipotesis
PlagiatMengambil sebagian atau seluruh karya orang lain tanpa menyebut sumber secara tepat, termasuk memakai ulang karya sendiri yang sudah terbit tanpa sitasiMenyalin paragraf tinjauan pustaka dari skripsi kakak tingkat
Kepengarangan tidak sahMencantumkan diri sebagai penulis tanpa kontribusi, menghapus nama kontributor, atau meminta orang lain menulis lalu mengakuinya sebagai karya sendiriMemakai jasa joki laporan atau skripsi
Konflik kepentinganMenghasilkan karya yang mengikuti keinginan untuk menguntungkan dan/atau merugikan pihak tertentuMenyimpulkan produk sponsor efektif tanpa data yang mendukung
Pengajuan jamakMengajukan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal sehingga terbit lebih dari sekaliMengirim artikel yang sama ke dua jurnal SINTA
Tabel 4. Enam bentuk pelanggaran integritas akademik. Sumber: modul TILDA P6, merujuk Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021.

Uji pema­ha­man Anda dengan Gambar 7. Setiap kasus ter­jadi di labo­ra­to­rium atau di kelas. Pilih jenis pelang­ga­ran­nya; umpan balik muncul lang­sung.

1Biologi

Ulangan ketiga uji zona hambat tidak sempat dikerjakan karena cawannya terkontaminasi. Agar tabel lengkap, Dina menuliskan angka ulangan ketiga yang mirip dengan dua ulangan sebelumnya.

Tepat: fabrikasi. Data ulangan ketiga tidak pernah ada; Dina membuatnya. Yang jujur adalah melaporkan dua ulangan dan menjelaskan kontaminasinya.
Belum tepat. Tanyakan: apakah datanya pernah ada lalu diubah, atau tidak pernah ada sama sekali?
2Biologi

Zona hambat terukur 7,8 mm. Karena kategori “kuat” di laporannya dimulai dari 10 mm, Yosua menuliskan 10,2 mm.

Tepat: falsifikasi. Datanya ada, tetapi direkayasa agar sesuai harapan. Hasil “sedang” yang jujur tetap bernilai ilmiah.
Belum tepat. Angka 7,8 mm itu benar-benar diukur. Apa yang terjadi pada angka tersebut?
3Pendidikan Biologi

Untuk kajian teori LKPD dalam makalahnya, Sari menyalin dua paragraf dari skripsi kakak tingkat tanpa tanda kutip dan tanpa sitasi.

Tepat: plagiat. Karya orang lain dipakai tanpa menyebut sumbernya. Perbaikannya: beri tanda kutip dan sitasi, atau parafrasekan lalu sitasi.
Belum tepat. Sari tetap menulis laporannya sendiri. Bagian mana yang diambil dari orang lain tanpa disebut?
4Pendidikan Biologi

Bima membayar jasa joki untuk membuat laporan CJR, lalu mengumpulkannya atas nama sendiri.

Tepat: kepengarangan tidak sah. Meminta orang lain menulis lalu mengakuinya sebagai karya sendiri termasuk bentuk ini, meskipun teksnya “orisinal”.
Belum tepat. Teks buatan joki mungkin tidak cocok dengan sumber mana pun. Masalahnya ada pada siapa yang mengaku sebagai penulis.
5Biologi

Penelitian Lia didanai produsen sabun cair berbahan andaliman. Datanya tidak menunjukkan perbedaan nyata dengan sabun biasa, tetapi simpulannya menyebut sabun sponsor “efektif membunuh bakteri”.

Tepat: konflik kepentingan. Angkanya tidak diubah, tetapi simpulannya mengikuti keinginan pihak yang diuntungkan. Pendanaan boleh, asalkan diungkapkan dan simpulan tetap mengikuti data.
Belum tepat. Perhatikan siapa yang membiayai penelitian dan siapa yang diuntungkan oleh simpulannya.
6Pendidikan Biologi

Agar cepat terbit, Rina mengirim artikel PTK yang sama ke dua jurnal SINTA sekaligus. Ternyata keduanya menerbitkannya.

Tepat: pengajuan jamak. Satu naskah hanya boleh diajukan ke satu jurnal pada satu waktu. Tunggu keputusan, baru kirim ke jurnal lain bila ditolak.
Belum tepat. Rina memang penulisnya dan tidak menyalin karya orang. Apa yang ia lakukan dengan naskahnya?
Gambar 7. Kuis enam bentuk pelanggaran integritas akademik. Semua tokoh dan kasus rekaan; jenis pelanggaran mengikuti Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021.

Sanksi bagi maha­siswa diatur dalam Pasal 17 dan ber­si­fat ber­jen­jang sesuai berat pelang­ga­ran­nya. Pro­se­dur peme­rik­saan dan pene­ta­pan­nya diatur oleh setiap per­gu­ruan tinggi.

Pengurangan nilai
Penundaan atau pembatalan sebagian hak sebagai mahasiswa
Pembatalan nilai mata kuliah
Pemberhentian sebagai mahasiswa
Pembatalan ijazah
Gambar 8. Jenjang sanksi bagi mahasiswa menurut Pasal 17 Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021, dari yang paling ringan sampai paling berat.
“Data yang jujur tetapi biasa saja lebih berharga daripada data yang mengesankan tetapi dikarang.”

3.2 Membaca laporan kemiripan Turnitin

Indeks kemi­ri­pan (similarity index) adalah per­sen­tase teks yang cocok dengan sumber di basis data Tur­ni­tin. Angka ini bukan vonis pla­giat. Kemi­ri­pan 25% yang selu­ruh­nya bera­sal dari daftar pus­taka dan kuti­pan ber­tanda kutip yang disi­tasi dengan benar bukan pla­giat. Seba­lik­nya, kemi­ri­pan 8% dari satu para­graf yang disa­lin tanpa sitasi bisa jadi pla­giat. Yang menen­tu­kan adalah daftar sumber yang cocok dan cara teks itu diru­juk.

Lapo­ran Tur­ni­tin menye­di­a­kan tiga filter: kecu­a­li­kan daftar pus­taka, kecu­a­li­kan kuti­pan, dan kecu­a­li­kan keco­co­kan kecil. Gambar 9 mem­per­li­hat­kan lapo­ran untuk draf CJR Nadira. Nya­la­kan filter satu per satu dan per­ha­ti­kan sumber mana yang ter­sisa.

27%15%22%24%10%12%19%7%
Indeks kemiripanAngka ini belum berarti apa-apa sebelum Anda membaca daftar sumbernya. Nyalakan ketiga filter.Tersisa 7% dari satu sumber: paragraf yang disalin tanpa sitasi. Bagian inilah yang wajib diperbaiki, bukan daftar pustakanya.
Draf CJR · Nadira

Lembar Kerja Peserta Didik merupakan sarana pembelajaran yang berisi panduan kegiatan bagi siswa untuk memahami konsep melalui aktivitas yang terarah dan sistematis.1 Dalam CJR ini saya membandingkan dua artikel tentang LKPD berbasis proyek untuk melatih literasi data siswa SMA.

Artikel pertama menyimpulkan bahwa “LKPD berbasis proyek mendorong siswa mengumpulkan, mengolah, dan menafsirkan data ekosistem di sekitar sekolah”4 (Lestari et al., 2024, hlm. 5). Artikel kedua juga melaporkan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa5 skor literasi data meningkat, tetapi tanpa kelas pembanding.

Daftar Pustaka

Broman, K. W., & Woo, K. H. (2018). Data organization in spreadsheets. The American Statistician, 72(1), 2-10.2

Wineburg, S., & McGrew, S. (2019). Lateral reading and the nature of expertise: Reading less and learning more when evaluating digital information. Teachers College Record, 121(11), 1-40.3

1
Repositori skripsi sebuah universitasParagraf tanpa tanda kutip dan tanpa sitasi
7%
2
Jurnal pendidikan daringCocok di daftar pustaka
6%
3
Situs penerbitCocok di daftar pustaka
6%
4
Artikel Lestari et al. (2024)Kutipan langsung bertanda kutip dan disitasi
5%
5
Beberapa sumberFrasa umum pendek, kecocokan kecil
3%
Gambar 9. Simulasi laporan kemiripan. Draf, artikel Lestari et al. (2024), dan persentasenya rekaan; tampilan disederhanakan dari laporan Turnitin.

Per­ha­ti­kan pela­ja­ran dari Gambar 9. Ren­cana Nadira mem­pa­ra­fra­se­kan daftar pus­taka tidak perlu dan justru keliru, karena daftar pus­taka memang harus sama persis dengan sumber asli­nya. Yang harus diper­baiki adalah para­graf per­tama: beri tanda kutip dan sitasi, atau tulis ulang dengan kata-kata sen­diri lalu sitasi skripsi ter­se­but.

3.3 Detektor tulisan AI tidak kebal salah

Tur­ni­tin (2023) sen­diri menya­ta­kan bahwa detek­tor tuli­san AI-nya punya ting­kat posi­tif palsu yang tidak nol. Arti­nya, tuli­san manu­sia kadang ditan­dai seba­gai tuli­san AI. Tur­ni­tin meminta dosen mema­kai per­tim­ba­ngan pro­fe­si­o­nal, bukan hanya angka detek­tor.

Tips: simpan bukti proses menulis

Aktif­kan riwa­yat versi di Mic­ro­soft Word (OneDrive) atau Google Docs. Riwa­yat itu menun­juk­kan bagai­mana tuli­san Anda tumbuh dari draf kasar sampai versi akhir, sehingga bisa men­jadi bukti bila hasil detek­tor diper­ta­nya­kan.

Cek Pemahaman · Bab 3Tiga soal singkat sebelum lanjut
1

Aturan integritas akademik yang berlaku sekarang adalah …

Tepat. Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021 menggantikan Permendiknas No. 17 Tahun 2010 yang sudah dicabut.
Belum tepat. Salah satu pilihan sudah dicabut, dan satu lagi bukan peraturan.
2

Indeks kemiripan naskah Anda 25%, seluruhnya dari daftar pustaka dan kutipan bertanda kutip yang disitasi. Kesimpulannya?

Tepat. Indeks kemiripan bukan vonis. Daftar pustaka memang harus sama persis dengan sumber aslinya.
Belum tepat. Ingat simulasi Nadira di Gambar 9: apa yang tersisa setelah filter dinyalakan?
3

Detektor tulisan AI menandai esai Anda, padahal Anda menulisnya sendiri. Bukti apa yang paling membantu?

Tepat. Riwayat versi di Word atau Google Docs menunjukkan proses menulis dari draf sampai versi akhir.
Belum tepat. Detektor punya positif palsu. Bukti apa yang menunjukkan proses menulis Anda?

Pilih satu jawaban; umpan balik muncul langsung. Jawaban tidak disimpan dan tidak dinilai.

Poin Penting
  • Per­men­dik­bu­dris­tek No. 39 Tahun 2021 meng­gan­ti­kan Per­men­dik­nas No. 17 Tahun 2010 dan menga­tur enam bentuk pelang­ga­ran.
  • Fabri­kasi menga­rang data; fal­si­fi­kasi mere­ka­yasa data yang ada; pla­giat mema­kai karya tanpa sitasi yang tepat.
  • Indeks kemi­ri­pan bukan vonis. Baca daftar sum­ber­nya dan pakai filter sebe­lum menyim­pul­kan.
Jeda Sejenak

Dari enam bentuk pelang­ga­ran, mana yang paling mung­kin ter­jadi tanpa disa­dari oleh maha­siswa semes­ter tiga? Mengapa?

Bab 4

AI sebagai Asisten Baca dan Laporan CJR Final

Alur kerja Bab 4Memakai AI dengan jujur untuk CJR
  1. Langkah 1Unduh artikel sendiriAI hanya dipakai pada artikel yang sudah Anda temukan dan unduh.
  2. Langkah 2Minta ringkasanMinta lima poin ringkasan lengkap dengan nomor halaman.
  3. Langkah 3Cocokkan per poinSesuai, sebagian, keliru, atau tidak ada di artikel?
  4. Langkah 4Tulis ulang sendiriRingkasan di laporan CJR adalah tulisan Anda, bukan tulisan AI.
  5. Langkah 5UngkapkanTulis pernyataan pemakaian AI dan lampirkan prompt-nya.
Animasi berulang setiap 15 detik dan menyorot satu langkah setiap kali. Tekan Jeda untuk berhenti di langkah yang sedang dibaca.

4.1 Apa kata penerbit dan lembaga etika publikasi

Kebi­ja­kan pener­bit besar seja­lan dalam dua hal: AI tidak boleh dican­tum­kan seba­gai penu­lis, dan pema­kai­an­nya wajib diung­kap­kan. Kebi­ja­kan Else­vier (2026), yang diper­ba­rui pada Juni 2026, juga mela­rang AI dipa­kai untuk mem­buat atau mengu­bah citra pene­li­tian primer, seperti foto mikros­kop, dan mela­rang pene­laah mengung­gah naskah yang sedang dite­laah ke alat AI. Com­mit­tee on Publi­ca­tion Ethics (COPE, 2023) mene­gas­kan bahwa AI tidak dapat meme­nuhi syarat kepe­nga­ra­ngan karena tidak dapat ber­tang­gung jawab atas karya.

Bagi maha­siswa, prin­sip­nya seder­hana. AI boleh mem­bantu Anda mem­baca, tetapi tang­gung jawab atas setiap kali­mat dan angka dalam lapo­ran tetap ada pada Anda.

Protokol Kelas: AI sebagai Asisten Baca, Bukan Sumber
  1. Pakai AI hanya pada arti­kel yang sudah Anda temu­kan dan unduh sen­diri.
  2. Cocok­kan setiap angka atau klaim dari ring­ka­san AI dengan hala­man atau tabel asli­nya.
  3. Jangan unggah naskah yang belum terbit atau ber­si­fat raha­sia.
  4. Ung­kap­kan pema­kaian AI dalam satu kali­mat per­nya­taan dan lam­pir­kan prompt-nya.
  5. Teks buatan AI yang diakui seba­gai tuli­san sen­diri tanpa pengung­ka­pan dapat dini­lai seba­gai pla­giat atau kepe­nga­ra­ngan tidak sah, ter­gan­tung aturan uni­ver­si­tas.

4.2 Mengapa ringkasan AI wajib dicocokkan

Ring­ka­san AI bia­sa­nya ter­de­ngar rapi dan yakin. Masa­lah­nya, ring­ka­san yang rapi bisa mele­wat­kan detail, menu­kar angka, atau menam­bah­kan kesim­pu­lan yang tidak pernah ditu­lis penu­lis arti­kel. Gambar 10 mem­per­li­hat­kan lima klaim dari ring­ka­san AI. Klik setiap klaim untuk mem­ban­ding­kan­nya dengan arti­kel asli. Tebak dulu sta­tus­nya sebe­lum mem­buka.

Contoh artikel:
SesuaiSebagianKeliruTidak ada di artikel
Aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah andaliman terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coliArtikel rekaan, 6 halaman · Ringkasan dibuat dengan prompt Prosedur C3
1TujuanMenguji aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah andaliman terhadap S. aureus dan E. coli (hlm. 1).CekSesuai
Artikel asli · hlm. 1

Kalimat terakhir Pendahuluan menyatakan tujuan yang sama persis.

2MetodeDifusi cakram dengan konsentrasi 25%, 50%, dan 75%, tiga ulangan (hlm. 3).CekSebagian
Artikel asli · hlm. 3

Ada empat konsentrasi (25, 50, 75, dan 100%), kontrol positif kloramfenikol, dan kontrol negatif etanol. AI melewatkan konsentrasi 100% dan kedua kontrol.

3TemuanZona hambat terbesar 21,4 mm terjadi pada E. coli (hlm. 5).CekKeliru
Artikel asli · Tabel 2, hlm. 5

Zona 21,4 mm terjadi pada S. aureus di konsentrasi 100%. Pada E. coli hanya 12,1 mm. AI menukar bakterinya, persis kesalahan yang masuk ke laporan Raka.

4SimpulanEkstrak andaliman lebih kuat daripada antibiotik kloramfenikol.CekTidak ada
Artikel asli · Tabel 2, hlm. 5

Tidak ada kalimat seperti itu. Tabel 2 justru menunjukkan zona kloramfenikol 28,6 mm, lebih besar daripada semua konsentrasi ekstrak.

5KeterbatasanPenelitian belum menguji konsentrasi hambat minimum (hlm. 6).CekSesuai
Artikel asli · hlm. 6

Penulis menyarankan uji konsentrasi hambat minimum pada penelitian lanjutan.

Pengembangan LKPD berbasis proyek ekosistem untuk melatih literasi data siswa kelas XArtikel rekaan, 8 halaman · Ringkasan dibuat dengan prompt Prosedur C3
1TujuanMengembangkan LKPD berbasis proyek ekosistem yang valid dan praktis (hlm. 1).CekSesuai
Artikel asli · hlm. 1

Tujuan di akhir Pendahuluan sama dengan ringkasan AI.

2MetodeModel ADDIE, diuji coba di tiga sekolah (hlm. 3).CekSebagian
Artikel asli · hlm. 3

Model ADDIE benar, tetapi uji coba hanya dilakukan di satu kelas berisi 32 siswa di satu sekolah. “Tiga sekolah” adalah tambahan AI.

3ValidasiValidasi ahli memperoleh 92%, kategori sangat valid (hlm. 4).CekSesuai
Artikel asli · Tabel 2, hlm. 4

Angka dan kategorinya sama dengan tabel hasil validasi.

4TemuanLiterasi data meningkat dengan N-gain 0,72, kategori tinggi.CekKeliru
Artikel asli · Tabel 3, hlm. 5

N-gain yang dilaporkan 0,52, kategori sedang. Selisih angka seperti ini mengubah kesimpulan CJR.

5SimpulanLKPD terbukti lebih efektif daripada pembelajaran konvensional.CekTidak ada
Artikel asli · hlm. 7

Penelitian ini tidak memakai kelas pembanding. Penulis hanya menyimpulkan bahwa LKPD layak dan praktis digunakan.

Gambar 10. Verifikasi ringkasan AI per butir. Kedua artikel dan ringkasannya rekaan; empat status mengikuti kategori yang dipakai di Prosedur C3.

Dari lima klaim yang ter­de­ngar meya­kin­kan, hanya dua yang benar-benar sesuai. Ring­ka­san yang masuk lapo­ran CJR adalah ring­ka­san yang Anda tulis ulang sen­diri sete­lah pen­co­co­kan ini, bukan ring­ka­san buatan AI.

Jika Anda mema­kai AI, tulis per­nya­taan sing­kat seperti contoh beri­kut di lam­pi­ran lapo­ran.

Pernyataan pemakaian AI
Saya memakai ChatGPT (OpenAI) pada 20 Oktober 2026 untuk membuat ringkasan
awal bagian metode dua artikel yang saya ulas. Setiap poin ringkasan saya
cocokkan dengan artikel asli, lalu saya tulis ulang dengan kata-kata sendiri.
Prompt yang saya pakai terlampir.
Contoh 1. Pernyataan pemakaian AI. Sesuaikan nama alat, tanggal, dan keperluannya.

4.3 Struktur laporan CJR final

CJR tahap 1 di Per­te­muan 5 meng­ha­sil­kan dua arti­kel ter­pi­lih dan matriks per­ban­di­ngan awal. Di tahap final, matriks itu dikem­bang­kan men­jadi lapo­ran sepu­luh bagian. Bagian 5 sampai 7 adalah inti telaah kritis: di sini­lah Anda mema­kai lapi­san peme­rik­saan dari Bab 2.

SampulJudul CJR, identitas Anda, mata kuliah, dan dosen pengampu.
PendahuluanAlasan memilih topik dan kedua artikel, serta tujuan CJR.
Identitas kedua artikelRujukan APA 7, nama jurnal, status indeksasi, dan DOI.
Ringkasan masing-masing artikelTujuan, metode, dan temuan utama dengan kata-kata sendiri.
Analisis metodologi penelitianDesain, sampel, kontrol, dan instrumen. Apakah sesuai dengan tujuannya?
Analisis kualitas data dan teknik analisisJenis data, kecukupan ulangan atau sampel, dan kecocokan angka.
Perbandingan kelebihan dan keterbatasanBandingkan kedua artikel berdasarkan bukti, bukan kesan.
Relevansi terhadap perkembangan ilmu biologiSumbangan kedua artikel bagi riset atau pembelajaran biologi.
Simpulan dan rekomendasiArtikel mana yang lebih kuat, dan apa saran untuk penelitian berikutnya.
Daftar pustaka (APA 7)Diekspor dari Zotero, lalu dikoreksi manual.
Lampiran: matriks perbandinganHasil evaluasi artikel dengan rubrikLaporan kemiripan naskahPernyataan pemakaian AIHasil peer assessment
Gambar 11. Sepuluh bagian laporan CJR final. Kotak hijau muda adalah inti telaah kritis; label kuning adalah lampiran wajib.
Biologi

Arah bagian relevansi

Jelas­kan sum­ba­ngan kedua arti­kel bagi penge­ta­huan ten­tang orga­nisme, metode labo­ra­to­rium, atau pengo­la­han data bio­logi, misal­nya peman­fa­a­tan anda­li­man seba­gai sumber senyawa anti­bak­teri.

Pendidikan Biologi

Arah bagian relevansi

Jelas­kan sum­ba­ngan kedua arti­kel bagi pem­be­la­ja­ran bio­logi di seko­lah, misal­nya gaga­san yang dapat dipa­kai untuk meran­cang LKPD atau mela­tih lite­rasi data siswa.

Cheat Sheet

Satu Halaman untuk Menimbang dan Menjaga

Menilai sumber

  • Baca lateral: buka tab baru
  • CRAAP untuk artikel CJR
  • SIFT untuk unggahan viral

Kualitas artikel

  • Wadah, proses, penulis
  • Metode, data, penerimaan
  • Angka teks = angka tabel?

Predator dan dibajak

  • DOI selalu diawali 10.
  • Domain = yang tercatat di indeks
  • Abaikan undangan email

Integritas

  • Permendikbudristek 39/2021
  • Fabrikasi, falsifikasi, plagiat
  • Joki, sponsor, pengajuan jamak

Laporan kemiripan

  • Angka bukan vonis
  • Baca daftar sumber
  • Pakai tiga filter

AI

  • Asisten baca, bukan sumber
  • Cocokkan setiap angka
  • Ungkapkan dan lampirkan prompt
Cek Pemahaman · Bab 4Tiga soal singkat sebelum lanjut
1

Menurut COPE (2023), mengapa AI tidak dapat dicantumkan sebagai penulis?

Tepat. Kepengarangan menuntut tanggung jawab atas isi karya, dan AI tidak dapat memikulnya.
Belum tepat. Syarat kepengarangan bukan soal benar atau salahnya tulisan.
2

Ringkasan AI menyebut N-gain 0,72, tetapi Tabel 3 artikel menulis 0,52. Apa status klaim itu?

Tepat. Angkanya berbeda dari tabel asli, jadi statusnya keliru. Pakai angka dari artikel.
Belum tepat. “Sebagian” dipakai bila ada bagian yang benar tetapi tidak lengkap. Di sini angkanya salah.
3

Bagian mana yang menjadi inti telaah kritis dalam laporan CJR final?

Tepat. Bagian 5 sampai 7 memakai lapisan pemeriksaan dari Bab 2 untuk menelaah kedua artikel.
Belum tepat. Lihat kotak hijau muda di Gambar 11.

Pilih satu jawaban; umpan balik muncul langsung. Jawaban tidak disimpan dan tidak dinilai.

Poin Penting
  • AI tidak bisa men­jadi penu­lis; pema­kai­an­nya wajib diung­kap­kan.
  • Setiap klaim ring­ka­san AI dico­cok­kan dengan hala­man atau tabel asli­nya, lalu ring­ka­san ditu­lis ulang sen­diri.
  • Lapo­ran CJR final ter­diri atas sepu­luh bagian dan lima lam­pi­ran wajib.
Jeda Sejenak

Bila AI dan arti­kel asli ber­beda pen­da­pat ten­tang sebuah angka, mana yang Anda pakai, dan bagai­mana Anda mem­buk­ti­kan­nya kepada dosen?

Workshop

Praktik C1 sampai C4: Dari Evaluasi Artikel ke Laporan yang Bersih

Bagian ini mengu­bah teori men­jadi kebi­a­saan tangan. Sesi eva­lu­asi (25 menit) men­ca­kup C1 dan C2, sesi AI (15 menit) men­ca­kup C3, dan C4 diker­ja­kan di akhir per­te­muan sebe­lum lapo­ran diung­gah. Siap­kan laptop yang ter­hu­bung ke inter­net, dua arti­kel CJR beserta matriks awal dari Per­te­muan 5, dan akun LMS untuk mengak­ses Tur­ni­tin.

Alur kerja PraktikDari evaluasi artikel sampai CJR final
  1. Langkah 1C1 · Evaluasi dua artikelPeriksa wadah dan DOI, baca lateral, lalu nilai tujuh kriteria.
  2. Langkah 2C2 · Periksa jurnal predatorJawab Think. Check. Submit. dan simpulkan dengan bukti.
  3. Langkah 3C3 · Verifikasi ringkasan AICocokkan setiap poin dengan artikel asli, lalu tulis ulang.
  4. Langkah 4C4 · Periksa kemiripanUnggah ke Turnitin, baca daftar sumber, lalu perbaiki.
  5. Langkah 5Unggah CJR finalLengkapi sepuluh bagian dan lima lampiran, lalu unggah ke LMS.
Gambar 12. Empat prosedur praktik Pertemuan 6 dan langkah penutupnya. Animasi berulang setiap 15 detik; tekan Jeda untuk berhenti.

C1. Mengevaluasi dua artikel CJR

  1. Siap­kan arti­kel. Buka dua arti­kel dari koleksi Zotero TILDA_CJR (Per­te­muan 5) beserta matriks awal­nya.
  2. Periksa wadah. Cek nama jurnal di scopus.com/sources, doaj.org, dan portal SINTA. Catat status indek­sasi dan pering­kat­nya.
  3. Periksa DOI. Tempel DOI ke https://doi.org/. Pas­ti­kan hala­man yang ter­buka berada di domain resmi jurnal.
  4. Baca late­ral. Cari nama jurnal dan pener­bit di mesin pen­cari ditam­bah kata predatory atau hijacked. Cek juga di Retrac­tion Watch Hijac­ked Jour­nal Chec­ker.
  5. Nilai isi. Beri skor 1 (kurang) sampai 4 (sangat baik) untuk kedua arti­kel pada tujuh kri­te­ria beri­kut, dan tulis bukti sing­kat di bawah setiap skor.

Kriteria wadah dan penulis

  • Reputasi dan indeksasi jurnal
  • Kejelasan proses telaah sejawat
  • Kredibilitas penulis

Kriteria isi

  • Kesesuaian metode dengan tujuan
  • Kualitas dan ketersediaan data
  • Kesesuaian simpulan dengan data
  • Relevansi untuk biologi

Hasil penilaian ini menjadi lampiran “hasil evaluasi artikel dengan rubrik” pada laporan CJR final.

C2. Daftar periksa jurnal predator

  1. Guna­kan Think. Check. Submit. Buka thinkchecksubmit.org. Jawab daftar per­ta­nya­an­nya untuk jurnal yang paling mera­gu­kan dari hasil pen­ca­rian Anda di Per­te­muan 5.
  2. Sim­pul­kan. Ten­tu­kan apakah jurnal itu kre­di­bel, mera­gu­kan, atau pre­da­tor, dan tulis­kan buk­ti­nya. Bila jur­nal­nya mera­gu­kan, ganti arti­kel CJR Anda dengan arti­kel yang lebih kre­di­bel.
Bukti yang baik itu spesifik

“Situs­nya keli­ha­tan abal-abal” bukan bukti. Bukti yang baik misal­nya: “Domain di DOAJ adalah e-jour­nal.contoh.ac.id, sedang­kan situs yang saya buka adalah contoh-jour­nal.org” atau “DOI 20.xxxx tidak mem­buka hala­man apa pun di doi.org”.

C3. Ringkasan AI lalu verifikasi

  1. Ajukan prompt pada arti­kel milik Anda. Unggah atau tempel abs­trak dan bagian metode arti­kel yang sudah terbit, lalu ajukan prompt beri­kut.
Ringkas tujuan, metode, jenis data, temuan utama, dan keterbatasan
artikel berikut dalam 5 poin. Sertakan nomor halaman untuk setiap poin.
  1. Cocok­kan per poin. Untuk setiap poin, cari kali­mat atau tabel asli­nya. Catat klaim AI, isi arti­kel asli, nomor hala­man, dan sta­tus­nya: sesuai, seba­gian, keliru, atau tidak ada di arti­kel. Con­toh­nya ada di Gambar 10.
  2. Per­baiki ring­ka­san. Tulis ulang ring­ka­san dengan kata-kata sen­diri ber­da­sar­kan arti­kel asli. Ring­ka­san inilah yang masuk lapo­ran CJR.

C4. Pemeriksaan kemiripan naskah

  1. Unggah ke Tur­ni­tin. Unggah lapo­ran CJR ke tautan Tur­ni­tin di LMS, atau perang­kat seje­nis yang dise­di­a­kan pro­gram studi.
  2. Baca daftar sumber. Jangan ber­henti di per­sen­tase. Buka setiap sumber yang cocok dan periksa apakah bagian itu sudah diku­tip dan disi­tasi.
  3. Per­baiki. Para­fra­se­kan, atau beri tanda kutip dan sitasi, pada bagian yang belum diru­juk. Simpan lapo­ran kemi­ri­pan seba­gai lam­pi­ran.

Ketersediaan Turnitin dan batas kemiripan mengikuti ketentuan program studi dan universitas.

Perhatian: jangan memparafrasekan daftar pustaka

Keco­co­kan di daftar pus­taka itu wajar, karena ruju­kan memang harus ditu­lis sama persis dengan sum­ber­nya. Pakai filter “kecu­a­li­kan daftar pus­taka”, lalu pusat­kan per­ha­tian pada keco­co­kan di badan teks.

Latihan: uji tiga DOI

Tempel ketiga DOI beri­kut satu per satu ke https://doi.org/. Ten­tu­kan mana yang sah sebe­lum mem­buka pem­ba­ha­san.

DOI A

10.1038/d41586-019-03759-y

DOI B

20.4528/gjals.2026.0117

DOI C

10.1177/016146811912101102

Lihat pembahasan

DOI A sah dan mem­buka arti­kel Grud­ni­e­wicz et al. (2019) di Nature. DOI C juga sah dan mem­buka arti­kel Wine­burg dan McGrew (2019) di Teachers College Record. DOI B tidak sah karena dia­wali “20.”; ini DOI dari email unda­ngan di Gambar 6.

Ingat, DOI yang sah pun belum cukup. Pas­ti­kan judul, penu­lis, dan jurnal di hala­man yang ter­buka sama dengan yang ter­tu­lis di ruju­kan Anda.

Poin Penting
  • Eva­lu­asi arti­kel dimu­lai dari wadah dan DOI, lalu baca late­ral, baru meni­lai isi.
  • Sim­pu­lan ten­tang jurnal harus diser­tai bukti yang spe­si­fik.
  • Ring­ka­san AI dico­cok­kan per poin, lalu ditu­lis ulang sen­diri.
  • Lapo­ran kemi­ri­pan dibaca per sumber; yang diper­baiki adalah teks yang belum diru­juk.
Aktivitas dan Penugasan

Dari Menimbang ke Menyajikan: Aktivitas dan Tugas Pertemuan 6

Di tatap muka, Anda meni­lai dua arti­kel CJR, meme­riksa jurnal yang mera­gu­kan, men­co­cok­kan ring­ka­san AI, menyak­si­kan pre­sen­tasi teman, dan meme­riksa kemi­ri­pan lapo­ran. Di luar kelas, Anda menye­le­sai­kan CJR final beserta lam­pi­ran­nya. Rang­kaian ini mela­tih keju­ju­ran, ber­pi­kir kritis, etika ber­ko­mu­ni­kasi, kete­ku­nan, dan tang­gung jawab.

A. Alur kegiatan tatap muka (2 × 50 menit)

Buka5′
Teori20′
Evaluasi25′
AI15′
Presentasi25′
Tutup10′
0 menit25 menit
Gambar 13. Panjang batang sebanding dengan durasi; evaluasi artikel dan presentasi (kuning) adalah porsi terbesar. Total 100 menit.
TahapWaktuKegiatan
Buka5 menitDosen menampilkan dua situs jurnal, satu sah dan satu tiruan. Mahasiswa menebak mana yang asli dan menyebutkan alasannya.
Teori20 menitBab 1 sampai 4, dengan penekanan pada pembacaan lateral dan Permendikbudristek No. 39 Tahun 2021
Evaluasi25 menitProsedur C1 dan C2: menilai dua artikel CJR dengan tujuh kriteria dan memeriksa jurnal yang meragukan
AI15 menitProsedur C3: ringkasan AI dicocokkan dengan artikel asli
Presentasi25 menitPresentasi CJR 3 menit oleh mahasiswa terpilih; audiens memberi peer assessment
Tutup10 menitProsedur C4: pemeriksaan kemiripan dan pengunggahan laporan CJR final
Sumber: rancangan kegiatan modul TILDA P6.

B. Critical Journal Review (CJR) final, tugas individu

ProdukIsi
Laporan CJR finalSepuluh bagian sesuai Gambar 11, dari sampul sampai daftar pustaka APA 7
Matriks perbandinganPengembangan matriks awal dari Pertemuan 5: identitas, tujuan, metode, jenis data, temuan utama, dan indeksasi jurnal
Hasil evaluasi artikelSkor tujuh kriteria untuk kedua artikel beserta buktinya (Prosedur C1)
Laporan kemiripan naskahLaporan Turnitin atau perangkat sejenis setelah perbaikan (Prosedur C4)
Pernyataan pemakaian AISatu paragraf pernyataan beserta prompt, atau pernyataan bahwa AI tidak dipakai
Presentasi dan hasil peer assessmentPresentasi 3 menit dan umpan balik dari teman
Bobot CJR final: 9% dari nilai akhir.

Panduan presentasi 3 menit

1′Apa yang diulasPertanyaan Anda, identitas dua artikel, dan alasan memilihnya.
2′Telaah kritisTemuan terpenting dari analisis metode dan data.
3′Jadi apa?Artikel mana yang lebih kuat dan apa rekomendasinya.
Saran pembagian waktu. Satu slide per menit sudah cukup. Hindari membacakan abstrak.

C. Peer assessment presentasi

Saat teman Anda pre­sen­tasi, Anda meni­lai dengan skor 1 sampai 4 dan menu­lis satu komen­tar yang mem­ba­ngun untuk setiap kri­te­ria. Umpan balik yang baik menye­but bagian yang spe­si­fik dan mem­beri saran per­bai­kan, bukan seka­dar “bagus” atau “kurang jelas”.

Ketepatan ringkasan

Apakah isi kedua artikel disampaikan dengan benar?

Kedalaman analisis

Apakah metode dan data ditelaah, bukan hanya diceritakan?

Ketajaman perbandingan

Apakah perbandingannya berdasar bukti?

Kejelasan dan waktu

Apakah penyampaiannya runtut dan tepat waktu?

D. Kriteria penilaian

ProdukKriteria utama
CJR finalStruktur sepuluh bagian; analisis metodologi dan data yang tajam; perbandingan berdasar bukti; lampiran lengkap termasuk laporan kemiripan dan pernyataan AI. Aspek integritas dinilai dengan aspek 5 rubrik umum RPS.
Presentasi dan peer assessmentKetepatan isi, kejelasan, dan kualitas umpan balik kepada teman.
Sumber: modul TILDA P6.
Poin Penting Pengumpulan
  • Teng­gat CJR final: [isi tang­gal dan cara pengum­pu­lan].
  • Pas­ti­kan setiap ruju­kan memi­liki DOI atau tautan yang bisa diklik dan sudah Anda buka sen­diri.
  • Lam­pir­kan per­nya­taan pema­kaian AI apa adanya, ter­ma­suk bila ring­ka­san AI ter­nyata keliru dan Anda mem­per­bai­ki­nya.
Pojok Refleksi

Kembali ke Raka dan Nadira

Ingat jurnal dengan “Global Impact Factor 4.82” yang dipa­kai Raka? Kini Anda tahu bahwa metrik itu bukan metrik resmi, dan DOI yang tidak mem­buka hala­man apa pun adalah tanda bahaya. Dengan mem­baca late­ral, Raka akan mene­mu­kan bahwa situs itu tiruan dari jurnal sah, lalu men­cari arti­kel­nya di situs resmi atau meng­gan­ti­nya dengan arti­kel lain. Ring­ka­san AI-nya pun harus dico­cok­kan dengan Tabel 2 arti­kel asli. Di sana ia akan meli­hat bahwa zona hambat ter­be­sar ter­jadi pada Staphylococcus aureus, bukan Escherichia coli.

Nadira tidak perlu panik meli­hat angka 27%. Sete­lah ketiga filter dinya­la­kan, seba­gian besar keco­co­kan ter­nyata bera­sal dari daftar pus­taka dan kuti­pan yang sudah disi­tasi. Yang ter­sisa 7%: para­graf pen­da­hu­luan yang disa­lin dari skripsi kakak ting­kat. Bagian itulah yang wajib diper­baiki dengan kuti­pan dan sitasi atau dengan para­frase yang disi­tasi. Daftar pus­ta­ka­nya justru tidak boleh diubah.

Pertanyaan untuk Direnungkan

1. Saat mene­mu­kan sumber baru, apakah Anda bia­sa­nya meni­lai dari tam­pi­lan­nya atau mem­buka tab baru untuk meme­rik­sa­nya?

2. Per­nah­kah Anda mem­ba­gi­kan infor­masi kese­ha­tan atau pen­di­di­kan sebe­lum meme­riksa sum­ber­nya?

3. Dari enam bentuk pelang­ga­ran inte­gri­tas, mana yang paling mung­kin Anda hadapi selama kuliah, dan apa yang akan Anda laku­kan untuk meng­hin­da­ri­nya?

4. Seba­gai calon pene­liti atau calon guru, bagai­mana Anda akan menga­jari orang lain mem­be­da­kan sumber yang kre­di­bel?

Janji kecil untuk menimbang dan menjaga

  • Saya mem­buka tab baru untuk meme­riksa sumber yang belum saya kenal.
  • Saya menge­klik setiap DOI dan memas­ti­kan hala­man­nya berada di domain resmi jurnal.
  • Saya men­co­cok­kan setiap angka dari ring­ka­san AI dengan tabel asli­nya.
  • Saya mela­por­kan data apa adanya, ter­ma­suk hasil yang tidak sesuai hara­pan.
  • Saya mem­baca daftar sumber lapo­ran kemi­ri­pan, bukan hanya ang­ka­nya.
  • Saya mengung­kap­kan pema­kaian AI dalam setiap tugas.

Jawa­ban Anda tidak dini­lai; guna­kan untuk meli­hat kebi­a­saan mana yang perlu diubah lebih dulu. Mulai­lah dari yang paling kecil: buka satu tab baru sebe­lum mem­per­ca­yai sumber yang belum Anda kenal. Di Per­te­muan 7, Anda akan bera­lih dari mem­baca data orang lain ke mengo­lah, menga­na­li­sis, dan mem­vi­su­a­li­sa­si­kan data bio­logi Anda sen­diri.

“Kepercayaan dalam sains dibangun dari dua arah: sumber yang kita pilih dengan teliti, dan karya yang kita tulis dengan jujur.”
Rujukan

Glosarium dan Daftar Pustaka

Glosarium

IstilahArti sederhana
Membaca vertikalMenilai sumber dari tampilan dan isi sumber itu sendiri
Membaca lateralMenilai sumber dengan membuka tab baru untuk melihat apa kata pihak lain tentang sumber itu
CRAAPCurrency, Relevance, Authority, Accuracy, Purpose; lima pertanyaan untuk menilai satu sumber secara mendalam
SIFTStop, Investigate the source, Find better coverage, Trace claims; empat langkah menilai cepat informasi yang beredar
Telaah sejawatPenilaian naskah oleh ahli di bidang yang sama sebelum naskah diterbitkan (peer review)
SINTAScience and Technology Index; sistem pemeringkatan jurnal nasional dari S1 (tertinggi) sampai S6
ORCIDKode pengenal unik untuk peneliti, berguna untuk menelusuri rekam jejak penulis
Jurnal predatorJurnal yang mendahulukan kepentingan sendiri di atas keilmuan, dengan informasi menyesatkan dan praktik editorial yang menyimpang
Jurnal yang dibajakSitus tiruan yang mencatut nama, logo, dan ISSN jurnal sah untuk memungut biaya dari penulis
Retraction WatchLembaga pemantau penarikan artikel yang juga mengelola Hijacked Journal Checker
FabrikasiMembuat data atau informasi penelitian yang fiktif
FalsifikasiMerekayasa data atau informasi penelitian yang sudah ada
PlagiatMemakai karya orang lain, atau karya sendiri yang sudah terbit, tanpa menyebut sumber secara tepat
Kepengarangan tidak sahMengaku sebagai penulis tanpa kontribusi, menghapus kontributor, atau mengakui tulisan orang lain sebagai karya sendiri
Pengajuan jamakMengirim naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal sehingga terbit lebih dari sekali
Indeks kemiripanPersentase teks yang cocok dengan sumber di basis data pemeriksa kemiripan; bukan vonis plagiat
Positif palsuHasil detektor yang keliru menandai tulisan manusia sebagai tulisan AI
Peer assessmentPenilaian dan umpan balik dari sesama mahasiswa
CJRCritical Journal Review, telaah kritis atas dua artikel jurnal

Daftar Pustaka

Blakeslee, S. (2004). The CRAAP test. LOEX Quarterly, 31(3), Article 4. https://commons.emich.edu/loexquarterly/vol31/iss3/4

Caulfield, M. (2019, 19 Juni). SIFT (the four moves). Hapgood. https://hapgood.us/2019/06/19/sift-the-four-moves/

Committee on Publication Ethics. (2023). Authorship and AI tools [Position statement]. https://publicationethics.org/cope-position-statements/ai-author

Elsevier. (2026). Generative AI policies for journals. Diakses 15 Oktober 2026 dari https://www.elsevier.com/about/policies-and-standards/generative-ai-policies-for-journals

Grudniewicz, A., Moher, D., Cobey, K. D., et al. (2019). Predatory journals: No definition, no defence. Nature, 576(7786), 210-212. https://doi.org/10.1038/d41586-019-03759-y

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2021 tentang Integritas Akademik dalam Menghasilkan Karya Ilmiah. https://www.peraturan.go.id/files/bn1363-2021.pdf

Retraction Watch. (2025, 26 Desember). Retraction Watch Hijacked Journal Checker now has 400 entries. https://retractionwatch.com/2025/12/26/retraction-watch-hijacked-journal-checker-now-has-400-entries

Turnitin. (2023, 16 Maret). Understanding false positives within our AI writing detection capabilities. https://www.turnitin.co.uk/blog/understanding-false-positives-within-our-ai-writing-detection-capabilities

Wineburg, S., & McGrew, S. (2019). Lateral reading and the nature of expertise: Reading less and learning more when evaluating digital information. Teachers College Record, 121(11), 1-40. https://doi.org/10.1177/016146811912101102

Beranda

Selamat Datang di Pertemuan 6

Sela­mat datang di per­te­muan keenam. Di per­te­muan sebe­lum­nya Anda sudah men­ja­ring lite­ra­tur dengan string Boo­lean, men­ca­tat log pen­ca­rian, dan menge­lola ruju­kan di Zotero. Kali ini kita menim­bang apa yang sudah ter­ja­ring: bagai­mana meni­lai kre­di­bi­li­tas sebuah sumber, bagai­mana menge­nali jurnal pre­da­tor dan jurnal yang diba­jak, apa saja bentuk pelang­ga­ran inte­gri­tas aka­de­mik, bagai­mana mem­baca lapo­ran kemi­ri­pan, dan bagai­mana mema­kai AI secara jujur. Semua itu ber­mu­ara pada CJR final. Modul ini disu­sun untuk maha­siswa Bio­logi dan Pen­di­di­kan Bio­logi seka­li­gus, dengan contoh dari labo­ra­to­rium riset dan dari ruang kelas.

Identitas Modul
Mata kuliahTeknologi Informasi dan Literasi Data (TILDA)
PertemuanKe-6: Kredibilitas Sumber dan Integritas Akademik
SasaranMahasiswa Prodi Biologi dan Prodi Pendidikan Biologi
Sub-CPMKMenggunakan berbagai platform digital, mesin pencari ilmiah, basis data akademik, dan perangkat lunak pengelolaan referensi untuk memperoleh informasi ilmiah secara efektif.
IndikatorMengevaluasi kredibilitas sumber informasi digital berdasarkan relevansi, validitas, dan etika akademik.
MetodeCase method, critical review, diskusi kelompok, presentasi, peer assessment
MediaLaptop/PC, proyektor, LMS, Google Scholar, PubMed, Scopus Preview, Zotero/Mendeley, Turnitin, ChatGPT/Copilot/Gemini, Microsoft Word, rubrik CJR
Nilai karakterKejujuran, berpikir kritis, etika berkomunikasi, ketekunan, tanggung jawab
TagihanCJR final (individu): laporan lengkap, matriks perbandingan, evaluasi kualitas artikel dengan rubrik, presentasi, hasil peer assessment, laporan kemiripan naskah
Bobot penilaianCJR final: 9% dari nilai akhir
Alokasi waktu2 × 50 menit tatap muka, ditambah penugasan terstruktur dan belajar mandiri

Setelah mempelajari modul ini, Anda mampu:

  1. Mem­be­da­kan mem­baca ver­ti­kal dan late­ral, serta mema­kai CRAAP dan SIFT untuk meni­lai sumber.
  2. Meni­lai kua­li­tas arti­kel ilmiah dari enam lapi­san: wadah, proses, penu­lis, metode, data, dan pene­ri­maan.
  3. Menge­nali tanda jurnal pre­da­tor dan jurnal yang diba­jak, lalu mem­buk­ti­kan­nya dengan peme­rik­saan.
  4. Men­je­las­kan enam bentuk pelang­ga­ran inte­gri­tas aka­de­mik menu­rut Per­men­dik­bu­dris­tek No. 39 Tahun 2021.
  5. Menaf­sir­kan lapo­ran kemi­ri­pan dan mem­ve­ri­fi­kasi ring­ka­san AI ter­ha­dap arti­kel asli.
  6. Menyu­sun dan mem­pre­sen­ta­si­kan CJR final beserta lam­pi­ran­nya.
1Menilai sumberBaca lateral, CRAAP, SIFT.
2Kualitas dan predatorEnam lapisan, jurnal dibajak.
3IntegritasEnam pelanggaran, Turnitin.
4AI dan CJRVerifikasi ringkasan, struktur laporan.
5Praktik dan tugasC1 sampai C4, CJR final.
Peta modul. Bab 1 dan 2 menimbang sumber orang lain; Bab 3 dan 4 menjaga kejujuran karya Anda sendiri.
Cara Memakai E-Modul Ini

Guna­kan menu di atas untuk ber­pin­dah bagian, atau tombol di bawah setiap hala­man untuk melan­jut­kan. Setiap bagian punya alamat sen­diri, jadi Anda bisa menyim­pan atau mem­ba­gi­kan tautan ke bab ter­tentu, dan tombol Back di peram­ban mem­bawa Anda ke bagian sebe­lum­nya.

Modul ini memuat tujuh gambar inte­rak­tif. Klik tombol, huruf, atau nomor di dalam gambar untuk ber­pin­dah tam­pi­lan; semu­a­nya ber­ja­lan tanpa perlu mengun­duh apa pun. Kotak ber­ga­ris tepi hijau tua berisi Poin Pen­ting, kotak kuning berisi Tips, kotak ber­ga­ris putus-putus berisi Studi Kasus, kotak hijau tua penuh berisi Jeda Seje­nak, dan kotak merah muda berisi Per­ha­tian. Label hijau tua menan­dai contoh untuk prodi Bio­logi (riset), label kuning menan­dai contoh untuk prodi Pen­di­di­kan Bio­logi (seko­lah).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Penelusuran Literatur Ilmiah dan Manajemen Referensi
Next post Pengolahan, Analisis Deskriptif, dan Visualisasi Data Biologi