Perbedaan Antara Bakteri dan Jamur (Fungi) (33 Perbedaan)

Mikroba dapat dijumpai diberbagai tempat, ditemukan di setiap sudut yang memungkinkan karena mikroba mampu beradaptasi dengan kondisi iklim yang ekstrim. Bakteri dan jamur adalah mikroba kecil/mikroskopis yang mendiami hampir setiap ekosistem. Beberapa bakteri dan fungi dapat berbahaya, sedangkan jenis lainnya secara aktif berpartisipasi dalam proses biologis sehingga memainkan peran penting secara ekologis.

Bakteri dan Jamur merupakan individu dengan kategori yang berbeda. Bakteri adalah sel prokariotik sedangkan jamur adalah sel eukariotik. Selain ini ada banyak perbedaan lain antara kedua individu ini yang telah diketahui, seperti, bakteri membutuhkan inang untuk hidup dan dapat menjadi autotrof serta heterotrof. Jamur tumbuh sendiri dan bersifat heterotrof dan bergantung pada organisme lain sebagai sumber makanannya. Prokariota dan Eukariota adalah dua kategorisasi utama organisme. Prokariota adalah organisme sel yang paling primitif dan bersel tunggal, sedangkan Eukariota berevolusi dari prokariota, tetapi beberapa terdapat dalam kondisi multiseluler dan mengandung organel. Keduanya berbagi beberapa kesamaan seperti bereproduksi dan hidup. Artikel ini akan membahas perbedaan antara Bakteri dan Jamur.

Apa yang dimaksud dengan Bakteri

Bakteri adalah mikroorganisme prokariotik, dan dianggap berevolusi sekitar 3,5 miliar tahun yang lalu. Bakteri dapat berupa autotrof, yang berarti Bakteri dapat mengolah makanannya melalui proses fotosintesis atau heterotrof, serta berarti bergantung pada inangnya untuk nutrisi. Bakteri umumnya memiliki tiga bentuk yaitu bulat, batang, dan spiral. Bakteri bereproduksi secara aseksual dengan metode pembelahan biner atau dengan konjugasi.

  • Bakteri beragam dalam bentuk, ukuran, dan warna, dan habitatnya juga bervariasi mulai dari tanah, air, hingga bagian dalam organisme hidup.
  • Bakteri ada dalam berbagai bentuk seperti kokus, basil, atau spirila di mana sel-selnya tersusun dalam rantai atau kelompok.
  • Ada kelompok bakteri yang bersifat patogen sementara lainnya tidak berbahaya atau bahkan bermanfaat.
  • Bakteri patogen memiliki kapsid sebagai penutup terluar yang berfungsi sebagai pelindung.
  • Berdasarkan teknik pewarnaannya, bakteri dibedakan menjadi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif.
  • Perbedaan pewarnaan ini disebabkan oleh perbedaan struktur penyusun dinding sel bakteri yang berbeda.
  • Dinding sel terdiri dari peptidoglikan yang melindungi membran sel dan organel lain di dalamnya.
  • Di dalam dinding sel terdapat membran sel, yang terdiri dari bilayer fosfolipid dengan protein globular.
  • Sitoplasma memiliki inti tanpa membran dan beberapa ribosom.
  • Materi genetik pada bakteri sebagian besar adalah DNA yang tidak berasosiasi dengan protein histon.
  • DNA ekstrakromosomal juga terdapat pada beberapa bakteri dalam bentuk plasmid.
  • Reproduksi terjadi melalui pembelahan biner, tunas, dan fragmentasi tetapi metode yang berbeda seperti transformasi, transduksi, dan konjugasi terjadi untuk transfer materi genetik.
  • Bakteri dapat menjadi produsen (kemoautotrof) atau konsumen (heterotrof) dan bahkan pengurai (dekomposer).

Bagaimana bakteri membuat kita sakit

Bakteri lebih besar dan lebih kompleks daripada virus, meskipun Bakteri masih dapat menyebar melalui udara. Bakteri adalah sel tunggal, dan dapat hidup serta berkembang biak hampir di mana saja dengan sendirinya: di tanah, di air, dan di dalam tubuh kita. Kita hidup damai dengan beberapa koloni bakteri seperti koloni bakteri di usus kita yang sangat membantu kita dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Tetapi seperti virus, bakteri juga dapat membahayakan kita dengan mereplikasi dengan cepat di dalam tubuh kita serta membunuh sel-sel. Beberapa bakteri juga menghasilkan racun yang dapat membunuh sel dan menyebabkan yang merusak.

Cara mengobati infeksi bakteri

Antibiotik spektrum luas dikembangkan untuk membunuh bakteri dalam tubuh kita dan pasokan makanan dengan menghambat pertumbuhannya. Tetapi bakteri sangat adaptif dan dapat dengan cepat berevolusi untuk menghindari antibiotik. Bakteri berbagi gen resisten antibiotik mereka antara satu dengan yang lain, yang berarti lebih banyak strain menghasilkan resistensi terhadap obat yang kita gunakan.

Apa yang dimaksud dengan Jamur (Fungi)

Jamur adalah organisme eukariotik dan jamur dapat berbentuk uniseluler seperti ragi atau berbentuk multiseluler seperti hifa. Jamur berevolusi sekitar 900 juta tahun yang lalu dan berasal dari protista. Jamur umumnya memiliki struktur seperti benang yang disebut hifa. Setelah tumbuh, jamur membentuk massa tebal yang dikenal sebagai miselium. Jamur adalah organisme heterotrofik yang mengkonsumsi karbon organik untuk nutrisi jamur. Jamur juga menghasilkan enzim hidrolitik. Jamur memperoleh nutrisi dari bahan mati dan membusuk. Jamur bereproduksi secara seksual maupun aseksual melalui proses pengembangan cabang, fragmentasi, tunas, dll.

  • Jamur termasuk organisme mikroskopis seperti mold & yeast, serta organisme makroskopik seperti mushroom.
  • Jamur bersifat heterotrof yang bergantung pada organisme autotrof untuk makanan dan energinya secara tidak langsung.
  • Organisme ini menyerap nutrisi inangnya dan mensekresikan enzim pencernaan ke lingkungan.
  • Jamur adalah pengurai utama dalam ekosistem yang mengubah senyawa organik kompleks menjadi senyawa anorganik.
  • Jamur bisa hidup bebas atau mungkin ada dalam hubungan parasit dan simbiosis dengan organisme lain.
  • Karena jamur adalah organisme eukariotik, jamur memiliki nukleus yang berbeda yang dikelilingi oleh membran nukleus.
  • Jamur dibedakan dari tanaman atas dasar adanya kitin di dinding selnya dan tidak adanya klorofil.
  • Jamur juga memiliki banyak organel sel seperti mitokondria, vesikel, dan ribosom 80S.
  • Sebagian besar jamur tumbuh dalam bentuk struktur seperti benang memanjang yang disebut hifa, yang dapat berupa septate atau aseptat.
  • Jamur makroskopik dapat muncul dalam bentuk koloni pada media kultur yang berbeda dalam bentuk ukuran, tekstur, dan warna.
  • Reproduksi pada jamur sebagian besar terjadi melalui tunas dan sporulasi.
  • Jamur bersporulasi membentuk spora kering yang disebarkan oleh angin atau faktor lain.
  • Reproduksi seksual dimungkinkan pada jamur yang terjadi melalui spora reproduksi.
  • Spora haploid bergabung melalui fusi sel untuk membentuk zigot diploid.
  • Jamur dibagi lagi menjadi enam kelompok berdasarkan penampilan spora; Glomeromycota, Ascomycota, Basidiomycota, Chytridiomycota, Blastocladiomycota, dan Zygomycota.
  • Jamur adalah organisme penting karena sebagian besar digunakan untuk ekstraksi produk antimikroba untuk industri farmasi. Beberapa jamur dapat dimakan dan dapat digunakan sebagai sumber makanan.

Bagaimana jamur membuat kita sakit

Jamur adalah organisme yang lebih rumit daripada virus dan bakteri. Jamur adalah “eukariota”, yang berarti Jamur memiliki sel sendiri. Jamur paling mirip dengan hewan dalam strukturnya. Ada dua jenis utama jamur: (1) lingkungan, yaitu ragi dan jamur yang sering hidup di tanah dan umumnya tidak menyebabkan infeksi pada kebanyakan orang sehat; dan (2) komensal, yang hidup di dalam tubuh kita dan umumnya tidak menyebabkan penyakit pada manusia. Jamur komensal, memainkan peran yang bermanfaat dalam kesehatan manusia secara keseluruhan. Jamur lingkungan tertentu mereproduksi “spora”, partikel yang dapat masuk ke tubuh manusia melalui paru-paru atau kulit. Jamur ini dapat sangat merusak bagi sebagian orang dengan sistem kekebalan yang lemah, karena jamur dapat menyebar dengan cepat dan merusak banyak organ. Infeksi jamur lainnya dapat disebabkan oleh pertumbuhan berlebih dari jamur komensal.

Cara mengobati infeksi jamur

Jamur lebih lambat bermutasi, sehingga lebih mudah ditargetkan dengan obat antijamur daripada bakteri dengan antibiotik.

Perbedaan Antara Bakteri dan Jamur

NoKarakterBakteriJamur (Fungi)
1Tipe selProkariotik dan berupa sel tunggalEukariotik dan dapat berupa uniseluler atau multiseluler
2DefenisiSebagian besar entitas kuno yang diketahui, mikroskopis, uniseluler, prokariotik, struktur selnya sederhanaEukariotik, Multiseluler, struktur selnya kompleks
3NukleusTidak memiliki nukleus, inti sel berbentuk nukleoidMemiliki nukleus
4Dinding selDinding sel terusun atas peptidoglikan atau lipopeptidoglikanDinding sel tersusun atas kitin, selulosa, atau hemiselulosa
5Membran selTerdapat membran sel yang tersusun di bawah dinding selMemiliki membran sel
6ReproduksiAseksualDapat bereproduksi secara aseksual atau seksual
7MotilitasBergerak dengan flagellaTidak dapat bergerak
8NutrisiDapat bersifat autotrof dan umumnya heterotrofHeterotrof umumnya memecah dari sel mati menjadi bahan organik
9HostMembutuhkan host untuk dapat tumbuhDapat tumbuh tanpa host
10Sumber energiBakteri memperoleh energi dari gula, protein, dan lemak.Jamur memperoleh energi dari sumber yang digunakan dan yang sudah ada sebelumnya di suatu lingkungan
11DekomposerDapat menjadi produsen (bakteri kemosintetik, bakteri fotosintetik) dan pengurai (bakteri tanah)Jamur biasanya bersifat dekomposer
12pH tumbuhNilai pH netral (6,5-7,0)Sedikit asam dengan pH 4-6
13StrukturBertipe coccus, bacilus, dan spiralSebagian besar struktur seperti benang yang dikenal sebagai hifa tetapi bentuknya bervariasi
14Sterol pada membran selTidak terdapat pada membran sel kecuali pada mycoplasmaTerdapat sterol pada membran sel
15PerlakuanAntibiotikAntifungal
16Penyebab PenyakitLeprosy, Cholera, Tuberculosis, TetanusAspergillosis, Athlete’s foot, Allergic bronchopulmonary
17Komponen SelularNucleoidPilusGlycocalyxMesosomesCell wallFlagellumFimbriaeGranulesRibosomesEndosporeCell membraneNucleusCytoplasmGolgi apparatusMitochondriaPeroxisomesLysosomesCell wallEndoplasmic reticulumPlasma membraneRibosomes
18ContohLactococcus lactis, faecal bacteria, Escherichia coliBrewer’s yeast, White button mushroom
19TransmisiTransmisi terjadi karena adanya kontak, cairan tubuh, makanan, air, serangga, dan udaraTransmisi terjadi dengan batnuan spora
20Suhu optimum20-37℃ (mesophiles)22-30℃ (saprophytes) 30-37℃ (parasitic)
21Kebutuhan CahayaBakteri photosyntetik membutuhkan cahayaTidak membutuhkan cahaya
22Sumber karbonInorganik atau organikOrganik
23Kebutuhan OksigenAerobik dan anaerobikAerob atau aerob fakultatif
24AntibiotikResisten terhadap griseofulvin, rentan terhadap penisilin, tetrasiklin, dan kloramfenikolResisten terhadap penisilin, tetrasiklin, dan kloramfenikol tetapi sensitif terhadap griseofulvin
25RibosomBakteri memiliki ribosom prokariotik (ribosom 70S)Jamur memiliki ribosom eukariotik (ribosom 80S)
26Kultur media umumAgar nutrisi dan air pepton umumnya digunakan untuk bakteri secara umum, tetapi tidak bisa digunakan pada bakteri khususSDA (Sabouraud’s dextrose agar), malt extract agar, dan PDA (potato dextrose agar) adalah media serba guna yang digunakan untuk jamur.
27Teknik PewarnaanTeknik pewarnaan seperti pewarnaan Gram, pewarnaan kapsul, pewarnaan Giemsa, dll., berguna saat mengamati bakteriJamur tidak diwarnai tetapi mounting menggunakan LCPB (lactophenol cotton blue) atau KOH. Jika pewarnaan Grocott’s silver stain dan periodic acid-Schiff (PAS) biasanya digunakan untuk pengamatan di bawah mikroskop
28Morfologi koloniKoloni bakteri halus, kasar, atau halus dengan batas yang jelasKoloni jamur berbentuk kapas, besar dan memiliki penampilan yang tidak jelas
29Ukuran selBakteri berukuran berkisar 0,5 – 5 mmBerukuran berkisar 2 – 10 mm
30ViliBeberapa bakteri memiliki viliFungi tidak memiliki vili
31SitoskletonBakteri tidak memiliki sitoskleton seperti mikrotubula atau mikrofilamenJamur memiliki mikrotubula dan mikrofilamen
32Siklus selSiklus sel bakteri berkisar antara 20-60 menitSiklus sel jamur berksiar 12-24 jam
33PengunaanBeberapa bakteri menghasilkan antibiotik atau senyawa kimia potensial lainnyaBeberapa jamur menghasilkan alkohol, bir, roti, dan antibiotik

Persamaan Antara Bakteri dan Jamur

  • Bakteri dan Jamur adalah organisme mikroskopis.
  • Jamur dan bakteri memiliki dinding sel yang terdiri dari polisakarida. Meskipun komponen dinding sel berbeda, semua spesies bakteri dan jamur memiliki dinding sel sejati.
  • Beberapa bakteri seperti Lactobacillus digunakan sebagai probiotik, Staphylococcus epidermidis sebagai flora kulit normal yang melindungi kulit dari infeksi, dan Escherichia coli dalam usus bermanfaat bagi manusia. Demikian juga, ragi sangat membantu dalam produksi alkohol dan produk roti.
  • Beberapa spesies dari kedua filum dapat menyebabkan penyakit serius. Seperti aspergilloma (bola jamur) oleh spesies Aspergillus, jamur yang serius dapat merusak paru-paru manusia yang terinfeksi. Demikian juga, kolera oleh Vibrio cholerae dan tipus oleh spesies Salmonella adalah beberapa penyakit bakteri yang ditularkan melalui air yang mengancam jiwa.
  • Bakteri dan Jamur dapat bersifat saprofit atau parasit. E.coli dan Spirochetes merupakan bakteri saprofit, sedangkan hampir semua fungi bersifat saprofit.
  • Bakteri dan Jamur adalah heterotrof, artinya Bakteri dan Jamur dapat tumbuh dan memakan tumbuhan dan hewan.
  • Bakteri dan Jamur membutuhkan panas, nutrisi, dan kelembapan untuk pertumbuhannya.
  • Suhu optimal untuk bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi pada manusia adalah 37℃

Perbedaan Morfologi bakteri dan jamur

Saat mengklasifikasikan bakteri dan jamur, fitur morfologi sangat relevan. Morfologi koloni adalah alat yang berguna yang banyak digunakan untuk mengklasifikasikan dan mendefinisikan bakteri dan jamur oleh para peneliti. Dibandingkan dengan jamur, bakteri mudah berkembang biak pada media kultur yang kaya nutrisi. Koloni yang tampak berbeda secara fenotipik dibentuk oleh berbagai spesies bakteri dan jamur. Ukuran, bentuk, tekstur, warna, tepi koloni bervariasi. Bakteri dan jamur harus dikulturkan pada agar dalam cawan Petri untuk memeriksa morfologi koloni dengan menyediakan semua nutrisi dan kondisi yang diperlukan. Pada media agar, bakteri muncul sebagai bintik-bintik kecil berminyak. Di seluruh pelat agar, jamur berkembang sebagai tepung. Perbedaan utama antara koloni bakteri dan jamur adalah bahwa massa yang dapat dikenali dari sel bakteri yang muncul dari sel bakteri tunggal adalah koloni bakteri, sedangkan massa jamur yang terlihat yang muncul dari spora tunggal atau fragmen miselium adalah koloni jamur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Previous post Perbedaan Antara Bakteri dan Virus (28 Perbedaan)
Next post Perbedaan Pembuluh Xilem dan Floem